PERTANYAAN:
- Pancasila diperkenalkan pertama kali oleh Ir Soekarno pada tanggal…
- Warna emas yang ada pada burung Garuda memiliki makna…
- Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum negara, hal ini disebutkan dalam…
- Pancasila sebagai dasar negara adalah…
- Dua pendekatan yang bisa digunakan untuk memahami urgensi Pancasila sebagai dasar negara, yaitu…
- Human resources terletak pada dua aspek, yaitu…
- Etika bisnis di Indonesia menganut…
- Sistem ekonomi pancasila adalah sistem ekonomi berdasarkan…
- Nilai dan semangat persatuan dan kesatuan di dalam mengelola perusahaan sesungguhnya lahir dari nilai dan semangat kemanusian sila…
- Struktur bisnis etis yang disemangati nilai keadilan juga didukung oleh nilai musyawarah untuk mufakat sila…
Status: 100%
Keterangan: Saya sudah mengerjakan dengan baik dan benar
Bukti:
1.Soekarno menyampaikan ide serta gagasannya terkait dasar negara Indonesia, yang dinamai “Pancasila” pada tanggal 1 Juni 1945
2.Warna emas yang ada pada burung Garuda memiliki makna keagungan
3.UU No 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang- Undangan.
4.Pancasila sebagai dasar negara adalah sebuah hasil budaya bangsa.
5.memahami urgensi Pancasila sebagai dasar negara dapat menggunakan 2 (dua) pendekatan, yaitu institusional (kelembagaan) dan human resourses (personal/sumber daya manusia).
6. –Aspek Administratif
–Aspek Strategis
7.Etika bisnis di Indonesia menganut prinsip-prinsip yang dipengaruhi oleh nilai-nilai lokal, budaya, serta norma-norma agama yang kuat, dengan tetap mempertimbangkan standar global dan peraturan hukum yang berlaku.
8.ekonomi Pancasila adalah sistem perekonomian dengan menjadikan lima sila dari Pancasila sebagai dasarnya.
9.Nilai dan semangat persatuan dan kesatuan dalam mengelola perusahaan sesungguhnya lahir dari nilai dan semangat kemanusiaan sila kedua Pancasila “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”.
10.Struktur bisnis etis yang disemangati nilai keadilan juga didukung oleh nilai musyawarah untuk mufakat lahir dari sila keempat Pancasila ,“Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”.
