Business Ethics BisDi Ganjil TA 2024/2025- Assigment 2

PERTANYAAN :

1. Apa yang dimaksud dengan “Immoral Manajemen” dalam konteks etika bisnis?
2. Apa perbedaan antara “Amoral Manajemen” dan “Moral Manajemen”?
3. Apa saja langkah-langkah yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan etis menurut model sistem etika optimal?
4. Apa yang dimaksud dengan “Walk the Talk” dalam konteks etika bisnis?
5. Bagaimana cara mengidentifikasi dan menilai dampak dari tindakan yang diusulkan dalam keputusan etis?
6. Apa yang dimaksud dengan “Psychological Leadership” dalam konteks bisnis startup?
7. Sebutkan tiga karakteristik penting dari kepemimpinan psikologis yang mendukung inovasi dalam bisnis startup!
8. Apa saja kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin psikologis untuk mendorong inovasi dalam bisnis rintisan?
9. Bagaimana peran mentor dalam pengembangan bisnis startup menurut presentasi ini?
10. Mengapa startup bisnis membutuhkan “Trust” dan “Inovation” sebagai bagian dari kesuksesannya?

 

JAWABAN :

1. Apa yang dimaksud dengan “Immoral Manajemen” dalam konteks etika bisnis?
“Immoral Manajemen” merujuk pada praktik manajerial yang secara sadar mengabaikan prinsip-prinsip etika. Manajer yang bersikap immoral cenderung melakukan tindakan yang merugikan orang lain atau lingkungan demi keuntungan pribadi atau perusahaan, tanpa merasa bersalah.

2. Apa perbedaan antara “Amoral Manajemen” dan “Moral Manajemen”?
– Amoral Manajemen: Manajemen yang tidak mempertimbangkan aspek etika dalam pengambilan keputusan. Keputusan diambil berdasarkan efisiensi dan profitabilitas tanpa menyadari atau memperhatikan dampak etisnya.
– Moral Manajemen: Manajemen yang mempertimbangkan dan mengutamakan prinsip-prinsip etika dalam setiap keputusan. Manajer moral berusaha untuk melakukan hal yang benar dan bertanggung jawab sosial.

3. Apa saja langkah-langkah yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan etis menurut model sistem etika optimal?
Langkah-langkah tersebut biasanya meliputi:
– Identifikasi masalah etis
– Pengumpulan informasi
– Penilaian alternatif keputusan
– Pengambilan keputusan
– Tindakan dan evaluasi hasil

4. Apa yang dimaksud dengan “Walk the Talk” dalam konteks etika bisnis?
“Walk the Talk” berarti bahwa pemimpin dan manajemen harus mengimplementasikan nilai-nilai dan prinsip-prinsip etika yang mereka promosikan. Artinya, tindakan mereka harus konsisten dengan pernyataan dan komitmen etis yang mereka buat.

5. Bagaimana cara mengidentifikasi dan menilai dampak dari tindakan yang diusulkan dalam keputusan etis?
Untuk mengidentifikasi dan menilai dampak, dapat dilakukan dengan:
– Analisis stakeholder untuk memahami siapa yang terpengaruh
– Penilaian risiko untuk mengevaluasi konsekuensi potensial
– Penggunaan alat evaluasi seperti matriks keputusan atau analisis cost-benefit

6. Apa yang dimaksud dengan “Psychological Leadership” dalam konteks bisnis startup?
“Psychological Leadership” adalah gaya kepemimpinan yang fokus pada aspek psikologis, seperti motivasi, emosi, dan hubungan interpersonal. Dalam konteks startup, pemimpin psikologis berusaha memahami dan mendukung kebutuhan tim, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk inovasi.

7. Sebutkan tiga karakteristik penting dari kepemimpinan psikologis yang mendukung inovasi dalam bisnis startup!
-Empati: Memahami dan merespon kebutuhan serta perasaan anggota tim.
– Fleksibilitas: Mampu beradaptasi dengan perubahan dan tantangan baru.
– Penghargaan terhadap kreativitas: Mendorong ide-ide baru dan memberikan ruang untuk eksperimen.

8. Apa saja kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin psikologis untuk mendorong inovasi dalam bisnis rintisan?
Kompetensi tersebut meliputi:
– Kemampuan komunikasi yang baik
– Keterampilan memotivasi dan menginspirasi
– Keterampilan dalam pengambilan keputusan yang inklusif
– Kemampuan untuk memberikan umpan balik yang konstruktif

9. Bagaimana peran mentor dalam pengembangan bisnis startup menurut presentasi ini?
Mentor berperan sebagai pembimbing yang memberikan wawasan, pengalaman, dan dukungan kepada pengusaha startup. Mereka membantu dalam pengambilan keputusan, menjalin jaringan, serta membangun strategi yang efektif untuk pertumbuhan bisnis.

10. Mengapa startup bisnis membutuhkan “Trust” dan “Innovation” sebagai bagian dari kesuksesannya?
– Trust: Kepercayaan antara pemimpin dan tim, serta dengan pelanggan, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kolaboratif dan mendukung. Tanpa kepercayaan, kerjasama dan komunikasi akan terhambat.
– Innovation: Inovasi adalah kunci untuk diferensiasi dalam pasar yang kompetitif. Startup perlu beradaptasi dan menciptakan solusi baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan tetap relevan.

 

SABRINA NURAINI 

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post