
CerMi
Halo! Balik lagi dengan saya, Aldita, di cermi hari ini. Pada hari Selasa, saya berkesempatan untuk menonton sidang-sidang. Tentunya kisah mereka sangat inspiratif, tak hanya itu, penyampaiannya juga sangatlah menarik dan mengharukan. Namun, disini saya akan membahas tiga sidang saja.
Yang pertama, ada sidang komprehensif yang dipresentasikan oleh Dhiyah Ayu Rini Kusumawardhani, dengan penyampaian yang jelas dan mudah dipahami, saya dapat dengan mudah memahami maksud dan tujuan project yang dituju. Ia menjalaskan kurangnya pemanfaatan teknologi AI dan data dalam analisis kinerja jurnal desain user interface yang tidak ramah pengguna serta keterbatasannya fasilitas untuk membaca statistik kinerja jurnal. Project yang dipresentasikan oleh Kak Dhiyah yaitu “Mentari“. Kak Dhiyah mengatakan bahwa “Mentari hadir sebagai solusi inovatif dengan membangun website yang menarik untuk meningkatkan akreditasi jurnal.” Tentunya, project ini sangatlah membantu dan merupakan hal yang sangat menarik apalagi di dunia jurnalisme ini. Saya berpikir bahwa Mentari akan dapat menolong banyak orang dengan fasilitas dan kelebihan yang ditawarkan.
Kita lanjut ke sidang kedua, sidang kedua dipresentasikan oleh Yusuf Febriansyah, disini Kak Yusuf mempresentasikan mengenai Strategi Digital Marketing dengan Pendekatan Light Head dalam Optimalisasi Situs Energi Terbarukan. Kak Yusuf menjelaskan bahwa kreativitas bagian penting dalam ekonomi yang berkelanjutan. Bagaimana inovasi dapat memberikan kesadaran betapa pentingnya energi terbarukan. Ia mengukap bagaimana strategi digital marketing dalam pendekatan untung meningkat situs energi terbarukan.
Sidang terakhir dipresentasikan oleh Tarisya Ramadhan. Kak Tarisya memiliki penelitian yang berfokus pada pentingnya peningkatan kualitas dan akreditas jurnal melalui metode indikator beserta faktor. Kak Tarisya mengatakan bahwa akreditasi jurnal telah menjadi tolak ukur penting dalam menilai kualitas sebuah jurnal. Penelitiannya bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja jurnal untuk menciptakan manajemen jurnal yang efektif, efisien, kompetitif ditingkat nasional maupun internasional. Dari itu, lahirlah Optimalisasi Sistem Manajemen Jurnal Ilmiah untuk Meningkatkan Akreditasi dan Kualitas Publikasi menggunakan metode AML.
