BD403 – Assignment 2 – Alfri

PERTANYAAN

1. Apa yang dimaksud dengan “Immoral Manajemen” dalam konteks etika bisnis?
2. Apa perbedaan antara “Amoral Manajemen” dan “Moral Manajemen”?
3. Apa saja langkah-langkah yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan etis menurut model sistem etika optimal?
4. Apa yang dimaksud dengan “Walk the Talk” dalam konteks etika bisnis?
5. Bagaimana cara mengidentifikasi dan menilai dampak dari tindakan yang diusulkan dalam keputusan etis?
6. Apa yang dimaksud dengan “Psychological Leadership” dalam konteks bisnis startup?
7. Sebutkan tiga karakteristik penting dari kepemimpinan psikologis yang mendukung inovasi dalam bisnis startup!
8. Apa saja kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin psikologis untuk mendorong inovasi dalam bisnis rintisan?
9. Bagaimana peran mentor dalam pengembangan bisnis startup menurut presentasi ini?
10. Mengapa startup bisnis membutuhkan “Trust” dan “Inovation” sebagai bagian dari kesuksesannya?

STATUS

100% telah mnegerjakan

KETERANGAN 

Saya telah mengerjakan assigment ini dengan baik dan benar

BUKTI

  1. Immoral Manajemen dalam konteks etika bisnis mengacu pada tingkat manajemen yang paling rendah dalam menerapkan prinsip-prinsip etika. Manajemen ini tidak memperhatikan aspek moral atau etika sama sekali dalam pengambilan keputusan bisnis.
  2. Perbedaan antara “Amoral Manajemen” dan “Moral Manajemen”:
    • Amoral Manajemen: Manajemen ini menghindari penerapan prinsip-prinsip etika dalam pengambilan keputusan bisnis. Mereka fokus pada hasil bisnis tanpa mempertimbangkan aspek etis.
    • Moral Manajemen: Manajemen ini berusaha untuk melakukan hal yang benar tanpa memperhatikan keuntungan finansial. Mereka menempatkan nilai-nilai etika di atas keuntungan.
    • 3. Langkah-langkah dalam proses pengambilan keputusan etis menurut model sistem etika optimal:
      • Pertimbangan etika.
      • Penentuan tujuan.
      • Proses pengambilan keputusan.
      • Penerapan tindakan yang dipilih.
      • Pengawasan berkelanjutan terhadap konsekuensi.

        4. “Walk the Talk” dalam konteks etika bisnis berarti menjalankan tindakan yang sesuai dengan perkataan. Artinya, apa yang diucapkan atau dijanjikan oleh manajemen harus diwujudkan dalam tindakan nyata, sehingga ada keselarasan antara ucapan dan perbuatan.5. Untuk mengidentifikasi dan menilai dampak dari tindakan yang diusulkan dalam keputusan etis, perlu dilakukan langkah-langkah seperti:

        • Identifikasi masalah etis.
        • Menilai dampak potensial dari setiap tindakan yang diusulkan terhadap para pemangku kepentingan.
        • Mempertimbangkan pilihan yang paling sesuai dengan prinsip etika yang dipegang.

          6. Psychological Leadership dalam konteks bisnis startup mengacu pada gaya kepemimpinan yang fokus pada pemahaman psikologis terhadap anggota tim dan pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kreativitas dan inovasi.7. Tiga karakteristik penting dari kepemimpinan psikologis yang mendukung inovasi dalam bisnis startup:

          • Kemampuan untuk memahami dan mengelola emosi tim.
          • Menciptakan lingkungan yang mendukung kolaborasi dan kreativitas.
          • Memiliki komunikasi yang efektif dan empati terhadap anggota tim.8. Kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin psikologis untuk mendorong inovasi dalam bisnis rintisan meliputi:
            • Keterampilan komunikasi yang baik.
            • Kemampuan untuk mendukung mental dan emosional tim.
            • Ketangguhan dalam menghadapi tantangan dan ketidakpastian.

              9. Peran mentor dalam pengembangan bisnis startup menurut presentasi ini adalah untuk memberikan panduan, dukungan, dan wawasan kepada para pendiri startup dalam menghadapi tantangan bisnis serta membantu dalam pengambilan keputusan strategis.10. Startup bisnis membutuhkan “Trust” dan “Innovation” karena:

              • Trust membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, investor, dan tim, yang penting untuk keberlanjutan bisnis.
              • Innovation memungkinkan startup untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar yang terus berkembang.
Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post