Assignment LF Rey 2 -BD107-Rufaidah Tiara Zahwa-2481416814

PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)

I. Analisis Kebutuhan Energi

Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) saat ini dianggap sangat penting karena sumber energi ini terbarukan, ramah lingkungan, dan mampu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang semakin menipis. PLTS juga memungkinkan akses listrik di daerah terpencil yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional. Dengan teknologi yang terus berkembang, efisiensi dan daya tahan panel surya juga meningkat, membuatnya lebih terjangkau dan andal sebagai solusi energi. Tantangan utama masih pada biaya awal investasi yang cukup tinggi dan ketergantungan pada kondisi cuaca, namun PLTS tetap menjadi pilihan strategis untuk transisi energi berkelanjutan.

Jika tentang biaya, tentu saja biaa pemsangan PLTS ini terbilang cukup mahal dan biaya keseluruhan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bisa bervariasi tergantung pada kapasitas yang dibutuhkan, jenis komponen, dan faktor-faktor lainnya. Berikut adalah rincian umum biaya yang terlibat dalam pemasangan PLTS:

– Panel Surya: Komponen utama dengan harga yang bervariasi sesuai kualitas dan jenis (monokristalin atau polikristalin).

– Inverter: Inverter mengubah arus listrik DC dari panel surya menjadi arus AC untuk digunakan pada peralatan rumah tangga.

– Baterai (Opsional): Untuk sistem PLTS off-grid atau hybrid, baterai penyimpanan biasanya diperlukan.

– Komponen Pendukung Lainnya: Termasuk kabel, mounting, dan charge controller.

– Biaya Instalasi dan Transportasi: Biaya tenaga kerja dan transportasi berkisar dari Rp500.ooo hingga Rp5 juta, tergantung lokasi dan aksesibilitas.

– Biaya Pemeliharaan dan Perawatan: Perawatan tahunan umumnya berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta, termasuk pembersihan dan pengecekan kinerja sistem.

Berikut adalah Link dari perbandingan harga jasa pemasangan

 

II. Perhitungan Energi Harian

 

Jenis Perangkat: Lampu, Ac, Tv, Kulkas

Daya Perangkat: Lampu (20 Watt), Ac (373 Watt), Tv (60 Watt), Kulkas (110 Watt)

Waktu Terpakai: Lampu 13 Jam, Ac 12 Jam, Tv 2 Jam, Kulkas 24 Jam

Berikut adalah Link dari Perhitungan Energi Harian.

III. Pengeluaran Harian

IV. Bandingan Opsi Energi

 

Berikut adalah perbandingan antara energi terbarukan dan energi konvensional berdasarkan biaya dan efektivitas energi:

Biaya
Kemajuan teknologi dan skala yang berkelanjutan telah menurunkan biaya pembangkitan energi terbarukan dibandingkan dengan pembangkitan listrik berbasis fosil.

Efektivitas
Energi terbarukan dapat bervariasi tergantung pada kondisi cuaca, sedangkan energi konvensional sering dianggap lebih stabil dalam hal pasokan energi.

Efek lingkungan
Energi terbarukan umumnya lebih ramah lingkungan daripada sumber energi fosil. Energi terbarukan menghasilkan sedikit atau bahkan tidak ada emisi gas rumah kaca atau polutan udara lainnya.

Pembaharuan
Energi terbarukan adalah sumber energi yang diperbaharui secara alami dan tidak akan habis dalam jangka waktu yang lama. Energi fosil seperti minyak, gas, dan batu bara bersifat terbatas dan tidak dapat diperbarui dalam skala waktu manusia.

Beberapa contoh sumber energi terbarukan yang sudah mulai dimanfaatkan adalah: Energi air, Energi matahari, Biomassa, Gelombang laut, Panas bumi.

Anggota Kelompok:

  1. Sanda Ramadhaning Ratri
  2. Rufaidah Tiara Zahwa
  3. Shindi Melinda
  4. Nida Fauziyah
  5. Irene Sabinna Yusandi
Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment