
Di tengah suasana kampus yang mulai sepi sore itu, Santuy, Amel, Nopal, dan Tasya berkumpul di sebuah ruang diskusi bersama Kak Nijel, mentor yang dikenal kreatif dan selalu punya pendekatan baru. Kak Nijel menyarankan mereka untuk mencoba metode “Langkah-Langkah GEMES” (Gagasan, Eksplorasi, Metodologi, Evaluasi, dan Simpulan) untuk menganalisis paper. Ide ini terdengar unik dan mengundang rasa penasaran!
Mereka pun mulai dengan langkah “Gagasan”: masing-masing mengungkapkan ide utama dari paper tersebut. Santuy mengambil peran dengan tenang, mengungkapkan bahwa gagasan paper bisa lebih kuat jika dipadukan dengan teori baru yang sedang tren. Di langkah “Eksplorasi,” Amel, yang jeli, menunjukkan detail literatur yang perlu ditambahkan, sementara Nopal bersemangat membahas pendekatan yang digunakan penulis paper.
Masuk ke “Metodologi,” Kak Nijel mengajak mereka mempraktikkan perbandingan metode dari sudut pandang yang berbeda. Sambil tertawa, Nopal membuat ilustrasi lucu tentang bagaimana metode itu bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sesi diskusi diakhiri dengan “Evaluasi” dan “Simpulan” yang dipimpin oleh nijel. Ia merangkum poin utama, dibantu Kak Nijel, yang memberikan insight bagaimana paper ini bisa ditingkatkan dengan perspektif kritis.
Diiringi tawa dan rasa penasaran yang terus terjaga, sesi “Langkah-Langkah GEMES” berakhir sukses. Mereka tak hanya memahami paper lebih dalam, tetapi juga mendapatkan cara baru untuk mendekati topik-topik penelitian selanjutnya dengan lebih kreatif dan kolaboratif.
