Assignment LF REY 2 – BD107 – Steven Harazaki Lase – 2381477560

PERTANYAAN

  1. Analisis Kebutuhan Energi: Gunakan data yang ada dalam file Excel “Perbandingan Harga Jasa pemasangan.xlsx” untuk memperkirakan kebutuhan energi yang diperlukan untuk proyek tertentu (misalnya, instalasi sistem PLTS).
  2. Perhitungan Energi Harian: Hitung kebutuhan energi harian dengan memperhitungkan berbagai variabel seperti daya, jam operasi, dan efisiensi sistem.
  3. Pengeluaran Biaya: Kalkulasikan total biaya energi berdasarkan kebutuhan yang telah dihitung.
  4. Bandingkan Opsi Energi: Analisis perbandingan antara beberapa opsi energi (misalnya, sumber energi terbarukan vs konvensional) berdasarkan biaya dan efektivitas energi

STATUS : 100%

KETERANGAN : Sudah Mengerjakan Dengan Baik

BUKTI

1.Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kini semakin dianggap penting karena merupakan sumber energi yang terbarukan, ramah lingkungan, serta mampu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang kian menipis. Selain itu, PLTS memberikan peluang untuk menyediakan akses listrik di wilayah terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional. Dengan kemajuan teknologi, efisiensi dan daya tahan panel surya terus meningkat, sehingga membuatnya lebih ekonomis dan dapat diandalkan sebagai solusi energi. Meskipun investasi awalnya masih tergolong mahal dan kinerjanya dipengaruhi oleh kondisi cuaca, PLTS tetap menjadi pilihan strategis dalam mendukung transisi ke energi berkelanjutan.

Terkait biaya, pemasangan PLTS memang membutuhkan investasi awal yang cukup besar, dengan total biaya yang bervariasi tergantung pada kapasitas sistem, jenis komponen, dan berbagai faktor lainnya. Berikut adalah rincian umum biaya yang terkait dengan pemasangan PLTS:

  • Panel Surya: Komponen utama dengan harga yang bergantung pada jenis dan kualitasnya (monokristalin atau polikristalin).
  • Inverter: Mengonversi listrik DC dari panel surya menjadi listrik AC yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.
  • Baterai (Opsional): Dibutuhkan untuk sistem off-grid atau hybrid sebagai penyimpanan energi.
  • Komponen Pendukung: Termasuk kabel, mounting, dan charge controller.
  • Biaya Instalasi dan Transportasi: Biaya tenaga kerja dan pengiriman berkisar antara Rp500.000 hingga Rp5 juta, tergantung pada lokasi dan tingkat aksesibilitas.
  • Biaya Pemeliharaan dan Perawatan: Rata-rata biaya tahunan mulai dari Rp1 juta hingga Rp3 juta, mencakup pembersihan dan pemeriksaan kinerja sistem.

Berikut Link Tugas LF Steven Mengenai Perbandingan Harga Jasa pemasangan

 

2. Berikut Link Perhitungan Pemakaian Energi Harian Di Rumah Steven

3.

4.

Berikut adalah perbandingan antara energi terbarukan dan energi konvensional dari segi biaya, efektivitas, dampak lingkungan, dan keberlanjutan:

*Biaya
Dengan kemajuan teknologi dan peningkatan skala produksi, biaya pembangkitan energi terbarukan telah menjadi lebih rendah dibandingkan dengan listrik berbasis bahan bakar fosil.

*Efektivitas
Efektivitas energi terbarukan bergantung pada faktor seperti kondisi cuaca, sedangkan energi konvensional cenderung lebih stabil dalam penyediaan pasokan energi.

*Dampak Lingkungan
Energi terbarukan lebih ramah lingkungan karena menghasilkan sedikit atau bahkan tidak ada emisi gas rumah kaca atau polutan udara lainnya, berbeda dengan sumber energi fosil yang berkontribusi besar pada pencemaran.

*Keberlanjutan
Energi terbarukan berasal dari sumber yang dapat diperbarui secara alami dan tidak akan habis dalam waktu dekat. Sebaliknya, bahan bakar fosil seperti minyak, gas, dan batu bara bersifat terbatas dan tidak dapat diperbarui dalam rentang waktu manusia.

Contoh sumber energi terbarukan yang sudah dimanfaatkan meliputi energi air, energi matahari, biomassa, gelombang laut, dan panas bumi.

 

Anggota Kelompok:
Steven
Arul
revi
Sola
Ivan

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment