Assigment 1 BD104 syahla naurah

soal

1.⁠ ⁠Membuat SKUP Sesuai dengan Semester Masing-Masing

2.⁠ ⁠Findout Materi tentang IPFS

•⁠  ⁠Cari materi yang relevan dari sumber yang terpercaya.

•⁠  ⁠Pilih 1 Artikel Jurnal tentang Merkle DAG IPFS dan buatlah ringkasan untuk artikel jurnal tersebut

status : 100% tercapai

keterangan : saya telah mengerjakan tugas dengan baik dan benar

bukti :

  1. link SKuP https://bisnisdigital.raharja.ac.id/skup-syahla-naurah-2481410917_smt-2/
  2. Abstrak
    Teknologi sharding dapat mengatasi keterbatasan throughput dan skalabilitas yang muncul ketika blockchain satu rantai diterapkan dalam Internet of Things (IoT). Namun, solusi sharding yang ada fokus pada pengatasi masalah seperti klasterisasi node jahat dan transaksi antar-shard. Solusi sharding yang ada tidak dapat menyesuaikan dengan disparitas kinerja node tepi (edge nodes) dan karakteristik kueri data tiga dimensi dalam pembangunan IoT. Hal ini menyebabkan masalah seperti overheating shard dan efisiensi kueri data yang tidak efektif. Artikel ini mengusulkan arsitektur dua lapis yang disebut S-DAG, yang menggabungkan blockchain sharded dan blockchain DAG. Blockchain sharded memproses transaksi dalam pembangunan IoT, sementara blockchain DAG menyimpan header blok dari jaringan sharded. Dengan merancang Algoritma Pembagian Beban Adaptif (ABLA) untuk sharding jaringan secara periodik, node dibagi berdasarkan nilai kinerja beban mereka untuk mencegah penggabungan node dengan kinerja beban rendah dan masalah overheating shard yang dihasilkan. Dengan menggabungkan karakteristik pohon KD dan pohon Merkle, sebuah struktur blok yang dikenal sebagai pohon Merkle 3D dirancang untuk mendukung kueri data tiga dimensi, yang meningkatkan efisiensi kueri data tiga dimensi dalam pembangunan IoT. Dengan melakukan eksperimen simulasi pada berbagai perangkat fisik, kami telah memverifikasi efektivitas solusi yang diusulkan dalam artikel ini. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan solusi lain, solusi yang diusulkan lebih cocok untuk manajemen data IoT pembangunan. ABLA efektif dalam mencegah masalah overheating shard, dan pohon Merkle 3D secara signifikan meningkatkan efisiensi kueri data.Ringkasan
    Artikel ini membahas bagaimana teknologi sharding dapat mengatasi masalah throughput dan skalabilitas dalam blockchain untuk IoT, tetapi juga menunjukkan kelemahan dari solusi sharding yang ada, seperti masalah klasterisasi node jahat dan ketidaksesuaian dengan kinerja node tepi serta kueri data tiga dimensi. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis mengusulkan arsitektur dua lapis, yaitu S-DAG, yang menggabungkan blockchain sharded dan DAG untuk meningkatkan efisiensi manajemen data IoT. Mereka merancang Algoritma Pembagian Beban Adaptif (ABLA) untuk mencegah overheating shard dengan membagi node berdasarkan kinerja beban mereka dan memperkenalkan pohon Merkle 3D untuk mendukung kueri data tiga dimensi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa solusi ini lebih efisien dibandingkan solusi lain dalam pengelolaan data IoT dan mengatasi masalah overheating shard.https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2667345224000014
Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment