Learning Factory 2024 Inspiratif Mahasiswa Raharja yang Berhasil Menerbitkan 2 Jurnal Nasional

di PT Casindo Perjalanan Magang Mahasiswa Raharja Menuju Jurnal SINTA. Tanggal 10 Oktober 2024 menjadi titik awal perjalanan berharga saya dalam menjalani kegiatan magang di PT Casindo sebagai bagian dari implementasi konsep Learning Factory Universitas Raharja. Di perusahaan ini, saya ditempatkan pada bagian stok opname dan bertanggung jawab melakukan pencatatan persediaan barang secara rutin setiap malam setelah toko tutup pukul 20.00 WIB.

Preview

Aktivitas ini melibatkan penghitungan stok fisik dan pencocokan dengan data digital, yang kemudian saya laporkan secara konsisten ke tim kampus. Dari sinilah saya belajar bahwa praktik dunia kerja tidak hanya menuntut ketelitian dan kedisiplinan, tetapi juga memupuk kemampuan berpikir kritis dan tanggung jawab individu. Proses magang ini memberikan saya pengalaman nyata dalam mengelola data, bekerja secara tim, serta menyusun laporan yang relevan untuk operasional bisnis harian. Bagi saya, ini bukan sekadar tugas lapangan, melainkan laboratorium nyata dari pembelajaran terapan yang disebut Learning Factory—di mana teori, praktik, dan teknologi saling berinteraksi dalam satu ekosistem pembelajaran yang dinamis.

Preview

Pengalaman ini saya lanjutkan ke dalam bentuk riset ilmiah yang berhasil saya publikasikan dalam dua jurnal nasional terindeks SINTA, sebagai bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam pengembangan ilmu dan praktik. Artikel pertama saya berjudul “Optimizing Stock Accuracy with AI and Blockchain for Better Inventory Management” yang diterbitkan dalam ADI Journal on Recent Innovation (AJRI). Dalam jurnal tersebut, saya mengkaji penerapan teknologi Artificial Intelligence dan Blockchain untuk meningkatkan akurasi manajemen stok di perusahaan skala menengah, dengan studi kasus berdasarkan pengamatan langsung selama magang di PT Casindo. Artikel kedua saya berjudul “Implementation of Outcome-Based Education in Stock Opname Management at Learning Factory”, yang diterbitkan dalam ADI Pengabdian Kepada Masyarakat (Adimas).

Preview

Penelitian ini membahas bagaimana pendekatan Outcome-Based Education (OBE) mampu diterapkan dalam pengelolaan stok opname sebagai bagian dari sistem Learning Factory di kampus. Kedua jurnal ini tidak hanya memperluas wawasan akademik saya, tetapi juga memperkuat posisi Universitas Raharja sebagai institusi yang mendukung kolaborasi antara pendidikan, industri, dan riset ilmiah berbasis luaran konkret. Refleksi dari seluruh perjalanan ini membuat saya menyadari bahwa magang bukanlah sekadar syarat akademik, melainkan proses pembelajaran menyeluruh yang membuka ruang kontribusi nyata terhadap masyarakat dan keilmuan. Melalui program Learning Factory.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment