Universitas Raharja dan IIUM Kolaborasi Riset: Dosen Bisnis Digital dan Mahasiswa Terlibat dalam Penelitian Internasional Bernilai RM 40.000

Inovasi dalam dunia pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik internal, namun juga melalui kemampuan institusi dalam membangun jejaring global dan menghasilkan riset kolaboratif lintas negara. Program Studi Bisnis Digital Universitas Raharja membuktikan komitmennya dalam mendukung mutu pendidikan berbasis riset dengan menjalin kerja sama strategis bersama International Islamic University Malaysia (IIUM), melalui proyek riset internasional yang mengantongi total pendanaan sebesar RM 40.000.
Penelitian bertajuk “Prosthesis and Orthesis Training Program for Decreasing Mental Health in Community Health Workers” menjadi titik temu kolaborasi riset antara akademisi Universitas Raharja dan International Islamic University Malaysia (IIUM) . Proyek ini tidak hanya melibatkan peneliti senior dari kedua negara, namun juga mengikutsertakan mahasiswa sebagai bagian dari tim riset, memperkuat keterlibatan aktif peserta didik dalam implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.
Dua dosen unggulan Program Studi Bisnis Digital, Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I., MM (ProfUr) dan Assoc. Prof. Qurotul Aini, S.Kom., M.T.I, memainkan peran sentral dalam kerja sama ini. Keduanya bertindak sebagai peneliti utama dari pihak Universitas Raharja yang menggagas pendekatan inovatif untuk menangani permasalahan kesehatan mental di kalangan tenaga kesehatan masyarakat melalui teknologi digital berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kolaborasi Riset ini berhasil menarik pendanaan sebesar RM 10.000 dari skema KICT-UR Research Grant, kemudian diperkuat oleh dana tambahan RM 4.000 dari Predictmedix Inc., sebuah perusahaan AI kesehatan berbasis di Toronto, Kanada. Di luar itu, ada juga pendanaan kolaboratif dari lembaga mitra lainnya yang menyempurnakan total nilai hibah hingga RM 40.000, sebagai bentuk pengakuan atas pentingnya riset ini secara global.
Proyek kolaboratif dengan International Islamic University Malaysia (IIUM) ini bukan hanya mengangkat aspek keilmuan, tetapi juga memperkuat misi sosial dari riset, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan lintas disiplin antara teknologi, bisnis, dan kesehatan mental menjadi daya tarik tersendiri dari program ini. Hal ini menunjukkan bagaimana program studi mampu merespons kebutuhan dunia nyata melalui solusi berbasis penelitian, sekaligus memperkaya kurikulum akademik.
Yang menarik, inisiatif ini sepenuhnya sejalan dengan amanat Pasal 6 dan 7 Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), yang menggarisbawahi pentingnya keberadaan sumber pendanaan dari pihak industri, pemerintah, dan lembaga internasional untuk mendukung pencapaian visi, misi, tujuan, dan strategi program studi. Bahkan, point ini telah melampaui indikator, karena Program Studi Bisnis Digital tidak hanya mengandalkan pendanaan internal, tetapi juga berhasil menjalin kemitraan lintas negara dan industri dalam skala besar.
Pendanaan yang diperoleh digunakan untuk merancang dan mengimplementasikan Safe Entry System (SES), sebuah alat berbasis AI yang dapat mendeteksi gejala kelelahan, stres, dan gangguan mental lainnya secara real-time. Teknologi ini akan diujicobakan pada komunitas pekerja kesehatan masyarakat, yang selama ini sering mengalami tekanan psikologis tinggi akibat beban kerja yang berat.
Keterlibatan mahasiswa dalam proyek ini tidak sekadar formalitas. Mereka ikut dalam proses riset lapangan, pengolahan data, serta pemrograman dan pengembangan sistem, menjadikan pengalaman ini sebagai laboratorium hidup yang tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter profesional berkelas global.
Lebih jauh, kerja sama ini memberikan nilai tambah besar dalam proses akreditasi Program Studi Bisnis Digital. Kolaborasi Riset strategis lintas negara, keterlibatan mitra industri, hingga pencapaian pendanaan signifikan menjadi bukti konkret bahwa program studi ini mampu berkontribusi nyata dalam menghasilkan solusi digital bagi permasalahan sosial.
Dengan pendekatan riset terapan yang berbasis teknologi dan Kolaborasi Riset internasional, Universitas Raharja menunjukkan arah baru pendidikan tinggi Indonesia. Dosen dan mahasiswa tak lagi terjebak dalam ruang kelas, melainkan menjadi penggerak perubahan dalam skala global, sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan dan transformasi digital.
Ke depan, pencapaian ini diharapkan menjadi landasan bagi terbentuknya lebih banyak jejaring internasional yang melibatkan mahasiswa dan dosen secara aktif dalam kerja sama riset. Program Studi Bisnis Digital Universitas Raharja berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tak hanya tanggap teknologi, tetapi juga mampu berpikir kritis, kolaboratif, dan adaptif terhadap dinamika global.
Dengan keberhasilan ini, Program Studi Bisnis Digital menegaskan eksistensinya sebagai program studi unggulan yang siap menghadapi tantangan era industri 5.0 dan berkontribusi dalam penguatan reputasi akademik Universitas Raharja di kancah internasional.
Data dukung: Pendanaan UR dan IIUM
Baca Artikel Lainnya……
https://bisnisdigital.raharja.ac.id/skup-dokumen-aps-re-akreditasi-bisnis-digital/
https://bisnisdigital.raharja.ac.id/kriteria-7-penelitian-prodi-bisnis-digital/
