Pertayaan :
A. Latar Belakang dan Motivasi
-
Bisa perkenalkan diri Anda dan jurusan yang Anda ambil?
-
Apa nama project atau bisnis yang sedang Anda jalankan?
-
Apa yang memotivasi Anda untuk memulai project ini?
-
Apakah ada pengalaman pribadi yang melatarbelakangi ide bisnis ini?
-
Sejak kapan project ini mulai dijalankan?
B. Konsep dan Model Bisnis
-
Bisa jelaskan secara singkat tentang ide utama dari bisnis Anda?
-
Siapa target pasar dari produk atau layanan yang Anda tawarkan?
-
Apa keunikan atau keunggulan bisnis Anda dibanding kompetitor?
-
Apa model bisnis yang Anda gunakan? (misalnya: B2C, B2B, subscription, dsb)
-
Apakah Anda membuat business plan atau canvas sebelum memulai?
C. Proses dan Operasional
-
Bagaimana Anda memulai project ini secara konkret? (tim, modal, lokasi, dll)
-
Siapa saja yang terlibat dalam tim Anda, dan bagaimana pembagian tugasnya?
-
Bagaimana strategi pemasaran yang Anda gunakan?
-
Platform digital apa saja yang Anda manfaatkan dalam bisnis ini?
-
Bagaimana cara Anda mengelola keuangan dan pembukuan bisnis?
D. Tantangan dan Solusi
-
Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi selama menjalankan project ini?
-
Bagaimana cara Anda mengatasi tantangan tersebut?
-
Jika anda mengalami kegagalan? Bagaimana Anda bangkit kembali?
-
Bagaimana Anda mengatur waktu antara kuliah dan bisnis?
-
Seberapa yakin anda dengan bisnis ini?
E. Rencana dan Harapan Ke Depan
21. Apa target jangka pendek dan jangka panjang untuk project ini?
22. Apakah Anda berencana untuk mengembangkan project ini setelah lulus kuliah?
23. Jika mendapat investor, apa hal pertama yang akan Anda lakukan?
24. Apa mimpi terbesar Anda dalam membangun bisnis ini?
Status :
100% Selesai
Keterangan :
Saya telah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar.
Bukti :
CEO : Mutia
CTO : Mutia
CMO : Vina, Sabrina
CFO : Nadine
Perkenalkan, saya Sabrina Nuraini, mahasiswi jurusan Bisnis Digital yang saat ini sedang mengembangkan bisnis di bidang F&B bernama Here’s Cookies. Awalnya, saya tertarik terjun ke dunia bisnis F&B karena rasa penasaran dan keinginan untuk tumbuh bersama tim dalam membangun sesuatu dari nol. Here’s Cookies sudah berjalan kurang lebih satu tahun dengan konsep menghadirkan pengalaman menikmati cookies yang premium, freshly baked, dan memuaskan secara tekstur maupun rasa — semua dikemas secara praktis dan personal. Target pasar kami adalah anak muda hingga dewasa berusia 18–35 tahun yang gemar ngemil dan menyukai dessert.
Cookies kami memiliki ciri khas lembut di dalam dan renyah di luar, dibuat dari bahan berkualitas tinggi, dapat dikustomisasi rasanya, dan cocok untuk dinikmati kapan saja atau dijadikan hadiah. Kami menjalankan model bisnis B2C dan saat ini masih memproduksi dari rumah Mutia, salah satu rekan tim kami. Tim kami terdiri dari empat orang: Vina dan Bina sebagai Chief Marketing Officer (CMO), Mutia sebagai Chief Operating Officer (COO), dan Nadine sebagai Chief Financial Officer (CFO). Pembentukan tim ini melewati beberapa kali bongkar pasang hingga akhirnya kami berempat berkomitmen penuh menjalankannya bersama. Modal awal kami kumpulkan secara mandiri dan hasil penjualan kami putar kembali sebagai modal operasional.
Pemasaran dilakukan secara digital melalui konten di Instagram Reels dan TikTok, serta secara organik dari mulut ke mulut. Platform utama yang kami gunakan untuk promosi dan komunikasi adalah TikTok, Instagram, dan WhatsApp. Saat ini, kami masih mengelola data pesanan melalui Google Form dan mencatat laporan keuangan secara manual.
Tantangan terbesar kami adalah bagaimana membuat orang lebih mengenal dan tertarik dengan produk kami. Oleh karena itu, kami terus memperluas jaringan melalui media sosial dan mengeksplorasi platform baru. Kami juga selalu berupaya meningkatkan kualitas produk mulai dari tekstur, bentuk, hingga kemasan. Dengan jadwal kuliah pagi hingga siang, kami memanfaatkan waktu setelahnya untuk produksi cookies setiap kali open PO.
Saat ini, sekitar 80% penjualan kami masih terbatas karena keterbatasan platform dan varian produk. Untuk jangka pendek, kami berencana memanfaatkan event dan platform digital secara lebih maksimal. Sementara itu, dalam jangka panjang, kami bercita-cita untuk bisa berkolaborasi dengan wedding organizer atau event besar lainnya. Mimpi terbesar kami adalah mengembangkan Here’s Cookies menjadi brand yang lebih besar dan membuka offline store di berbagai daerah.
Saya pribadi berharap produk ini bisa terus berkembang dan berjalan dengan lancar. Namun, setiap langkah besar tentunya akan kami diskusikan terlebih dahulu dalam tim agar keputusan yang diambil tidak gegabah. Prinsip kami: lebih baik lambat tapi siap, daripada cepat tapi tidak mampu bertahan.
IG : @heres.cookies

