BD302 – Business Start-up – Alni Cahyani

Bukti: 100% sudah tercapai

Keterangan : saya sudah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar

A. Latar Belakang dan Motivasi

  1. Bisa perkenalkan diri Anda dan jurusan yang Anda ambil?

    Perkenalkan, nama saya [Alni Cahyani]. Saya adalah mahasiswa jurusan Bisnis Digital di [Universitas Raharja].
    Saya memiliki ketertarikan besar terhadap inovasi digital, kewirausahaan, dan bagaimana teknologi bisa digunakan untuk menciptakan solusi bisnis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui jurusan Bisnis Digital, saya belajar menggabungkan ilmu manajemen, pemasaran, dan teknologi untuk membangun strategi bisnis yang efektif di era digital.

  2. Apa nama project atau bisnis yang sedang Anda jalankan?                                                                            Saat ini saya sedang menjalankan sebuah project bernama “Trif By ALNI&PUTRI”

  3. Apa yang memotivasi Anda untuk memulai project ini?                                                                                    Saya memiliki minat besar dalam dunia bisnis, dan motivasi saya lahir dari dorongan untuk mengembangkan ide menjadi sesuatu yang bermanfaat, sekaligus membangun kemandirian secara finansial dan profesional.

  4. Apakah ada pengalaman pribadi yang melatarbelakangi ide bisnis ini?

    “Ya, ide ini berangkat dari pengalaman pribadi saya. Awalnya, saya iseng jalan-jalan ke Pasar Senen bersama teman-teman. Saat itu, saya melihat banyak pakaian yang bagus dengan harga yang sangat terjangkau. Dari situ, muncul keinginan dalam diri saya untuk memulai sebuah bisnis. Sepulang dari Pasar Senen, saya langsung menelpon sepupu saya yang ada di kampung dan mengajaknya untuk bekerja sama membangun usaha ini.”

  5. Sejak kapan project ini mulai dijalankan?                                                                                                           project ini berjalan baru dua 1 bulan

 B.Konsep dan Model Bisnis

6. Bisa jelaskan secara singkat tentang ide utama dari bisnis Anda?
Ide utama dari bisnis saya adalah menjual pakaian thrift berkualitas dengan harga terjangkau, khususnya untuk anak muda yang ingin tampil stylish tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Kami melakukan kurasi langsung dari pasar-pasar besar seperti Pasar Senen, lalu menyortir, mencuci, dan memasarkan ulang pakaian-pakaian tersebut secara online melalui media sosia

7. Siapa target pasar dari produk atau layanan yang Anda tawarkan?
Target pasar kami adalah remaja dan mahasiswa berusia 16–25 tahun yang menyukai fashion, namun memiliki keterbatasan anggaran. Mereka umumnya aktif di media sosial dan cenderung mencari pakaian unik, vintage, atau branded dengan harga yang lebih hemat.

8. Apa keunikan atau keunggulan bisnis Anda dibanding kompetitor?
Keunggulan kami terletak pada proses kurasi yang selektif dan kualitas produk yang tetap terjaga meskipun second-hand. Selain itu, kami juga mengedepankan tampilan visual yang menarik di media sosial, serta menawarkan harga yang sangat kompetitif dengan layanan yang ramah dan responsif.

9. Apa model bisnis yang Anda gunakan? (misalnya: B2C, B2B, subscription, dsb)
Model bisnis yang kami gunakan adalah B2C (Business to Consumer), di mana kami langsung menjual produk ke konsumen akhir melalui platform digital seperti Instagram, TikTok, Fecebook.

10. Apakah Anda membuat business plan atau canvas sebelum memulai?
Ya, sebelum memulai, saya menyusun Business Model Canvas sederhana untuk memahami siapa target pelanggan kami, bagaimana cara menjangkau mereka, serta sumber daya dan alur kerja yang dibutuhkan. Ini sangat membantu dalam mengarahkan strategi penjualan dan pengembangan bisnis ke depannya.

 

C. Proses dan Operasional

  1. Bagaimana Anda memulai project ini secara konkret? (tim, modal, lokasi, dll)

    Saya memulai project ini dengan modal kecil hasil patungan bersama sepupu saya. Lokasi awal kami adalah rumah sepupu saya di kampung, yang kami gunakan sebagai tempat sortir dan penyimpanan barang. Saya mulai membeli beberapa pakaian thrift dari Pasar Senen, kemudian mencuci dan memotret produknya lalu saya kirim kekampung untuk dijual secara online.

  2. Siapa saja yang terlibat dalam tim Anda, dan bagaimana pembagian tugasnya?

    • Saya sendiri sebagai penanggung jawab utama, mengatur strategi, memilih produk, dan mengelola komunikasi pelanggan.

    • Sepupu saya bertugas mencari stok barang, menyortir, dan membantu pengemasan.

    • untuk  membuat konten dan mengelola akun media sosial itu semua kami lakukan sendiri-sendiri sebelum dikirim kekampung barangnyaitu tugas saya bikin konten setelah sampai dikampung itu tugas sepupu saya bikin konten
      Kami berbagi tugas secara fleksibel sesuai kebutuhan, tapi tetap menjaga agar setiap bagian berjalan dengan baik.

  3. Bagaimana strategi pemasaran yang Anda gunakan?                                                                                        Strategi pemasaran kami fokus pada media sosial marketing, terutama melalui Instagram dan Fecebook. Kami rutin mengunggah konten menarik seperti video try-on, before-after produk, promo bundling, dan testimoni pelanggan. Kami juga memanfaatkan strategi flash sale dan giveaway untuk menarik lebih banyak followers.

  4. Platform digital apa saja yang Anda manfaatkan dalam bisnis ini?

    • Instagram: untuk branding visual dan komunikasi langsung dengan pelanggan.

    • Fecebook: untuk konten kreatif dan viral marketing.

    • WhatsApp Business: sebagai saluran komunikasi cepat untuk pelanggan tetap atau repeat order

  5. Bagaimana cara Anda mengelola keuangan dan pembukuan bisnis?

    Untuk keuangan, saya menggunakan aplikasi sederhana seperti  Catatan Keuangan (Money Manager) di ponsel untuk mencatat semua transaksi masuk dan keluar. Kami membagi dana menjadi dua: operasional dan keuntungan. Keuntungan sebagian disisihkan untuk modal tambahan dan pengembangan bisnis. Kami juga mulai membuat laporan bulanan sederhana agar arus kas bisa dipantau dengan lebih rapi dan transparan.

D. Tantangan dan Solusi

  1. Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi selama menjalankan project ini?                                            Tantangan terbesar adalah mengatur waktu antara kuliah, kerja , dan operasional bisnis. Selain itu, ada tantangan dalam menjaga konsistensi pemasaran di media sosial serta menghadapi fluktuasi penjualan, terutama di awal-awal memulai.

  2. Bagaimana cara Anda mengatasi tantangan tersebut?                                                                                    Saya mulai dengan membuat jadwal harian yang lebih disiplin

  3. Jika anda mengalami kegagalan? Bagaimana Anda bangkit kembali?                                                        saya akan menganggap kegagalan adalah bagian dari awal  proses belajar. Saya evaluasi kesalahan—apakah yang telah kita lakukan

  4. Bagaimana Anda mengatur waktu antara kuliah dan bisnis?
    Saya menggunakan prinsip “prioritas dan disiplin waktu”.
  5. Seberapa yakin anda dengan bisnis ini?                                                                                                              Saya cukup yakin dengan bisnis ini karena trennya masih kuat dan kebutuhan akan pakaian murah namun berkualitas terus ada, terutama di kalangan anak muda. Selain itu, saya menjalankannya dengan penuh semangat dan terus belajar dari pengalaman. Selama saya bisa beradaptasi dengan tren dan menjaga kepuasan pelanggan, saya percaya bisnis ini bisa terus tumbuh dan bertahan.

E. Rencana dan Harapan Ke Depan

   21. Apa target jangka pendek dan jangka panjang untuk project ini?

       .Target jangka pendek (6–12 bulan ke depan): Meningkatkan brand awareness melalui media sosial, memperluas jangkauan pasar lokal, dan menyempurnakan produk atau layanan berdasarkan feedback pelanggan.

  • Target jangka panjang (2–5 tahun): Mengembangkan bisnis secara nasional (atau regional), memperluas lini produk/layanan, membentuk tim yang solid, dan menjadikan brand kami sebagai salah satu yang terdepan di industri ini.

   22. Apakah Anda berencana untuk mengembangkan project ini setelah lulus kuliah?

22. Apakah Anda berencana untuk mengembangkan project ini setelah lulus kuliah?
Ya, saya berkomitmen untuk terus mengembangkan project ini bahkan setelah lulus. Saya melihat potensi besar dalam bisnis ini, dan saya ingin menjadikannya usaha berkelanjutan yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial atau lingkungan yang positif.

   23. Jika mendapat investor, apa hal pertama yang akan Anda lakukan?

Hal pertama yang akan saya lakukan adalah memperkuat infrastruktur bisnis, seperti pengembangan produk/layanan yang lebih baik, peningkatan kualitas SDM, serta investasi di pemasaran digital agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Kami juga akan membangun sistem operasional yang lebih efisien dan scalable.

   24. Apa mimpi terbesar Anda dalam membangun bisnis ini?

Saya ingin bisnis ini dikenal bukan hanya karena produknya, tapi juga karena nilai dan visi yang diusung. Saya berharap suatu saat bisa membuka lapangan kerja, memberdayakan komunitas, dan menjadi contoh bahwa anak muda bisa menciptakan perubahan melalui bisnis yang bermakna.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment