Pertanyaan:
1. Mengikuti perkuliahan BD307 di Zoom maupun Offline (Absen Hadirkugo)
2. Wajib mengikuti Sidang Komprehensif, (bagi yang kuliah online dapat menonton pada youtube: Magics Channel https://www.youtube.com/@MagicsChannelRaharja) lalu dokumentasikan.
3. Buat rangkuman mengenai sidang yang telah di tonton, serta dokumentasinya.
4. Membaca Materi BD307 – Business Financial Technology yang telah diberikan pada email masing-masing dan mengerjakan Modul 2
STATUS : 100%
KETERANGAN : Saya telah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar
BUKTI :
1. terpenuhi
2. terpenuhi
3. link cermi ada disini
4. jawaban ada disini
1. Perbedaan antara sistem pembayaran tradisional dan platform pembayaran digital modern
Sistem pembayaran tradisional biasanya berbasis tunai atau kartu fisik (kredit/debit) yang memerlukan infrastruktur bank atau mesin EDC untuk bertransaksi. Prosesnya relatif lebih lambat, terbatas pada jam operasional, dan seringkali membutuhkan perantara pihak ketiga (misalnya bank clearing). Sementara itu, platform pembayaran digital modern seperti e-wallet (OVO, GoPay, PayPal) dan P2P transfer bekerja berbasis aplikasi mobile dan internet, memungkinkan transaksi instan, 24/7, lintas lokasi bahkan lintas negara, dengan biaya lebih rendah. Selain itu, platform digital sering mengintegrasikan layanan tambahan seperti tagihan, top-up, hingga investasi kecil-kecilan yang tidak ditemukan pada sistem tradisional.
2. Risiko keamanan yang terkait dengan dompet digital dan cara mitigasinya
Beberapa risiko utama pada dompet digital antara lain:
-
Pencurian data atau akun melalui phishing, malware, atau kebocoran data.
-
Akses tidak sah bila perangkat hilang atau dicuri.
-
Serangan siber terhadap penyedia layanan (hacking pada server).
-
Transaksi palsu akibat kelemahan autentikasi.
Mitigasi yang bisa dilakukan:
-
Menggunakan enkripsi end-to-end untuk melindungi data transaksi.
-
Multi-factor authentication (MFA) seperti PIN, OTP, biometrik.
-
Edukasi pengguna untuk mengenali modus penipuan online.
-
Sistem monitoring real-time untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.
-
Kepatuhan pada regulasi keamanan (misalnya PCI DSS untuk pembayaran kartu).
3. Analisis model bisnis penyedia pembayaran digital (contoh: PayPal)
Model bisnis PayPal berbasis pada platform pembayaran global yang menghubungkan pembeli, penjual, dan individu untuk melakukan transaksi online. PayPal memperoleh pendapatan utamanya dari biaya transaksi (merchant dikenakan potongan setiap kali menerima pembayaran), layanan premium untuk pengguna bisnis, serta konversi mata uang asing. Kekuatan utama model bisnis ini adalah jaringan luas, integrasi dengan e-commerce global, serta tingkat kepercayaan tinggi karena reputasi keamanan. PayPal juga mengembangkan diversifikasi layanan seperti buy now, pay later (BNPL) dan integrasi dengan dompet digital mobile untuk memperluas ekosistemnya.
