haloo semuanya, pada kali ini aku mau cerita ada apa aja sih di acara Cisadane digital “standnya Raharja”.
Pada gelaran Festival Cisadane 2025, suasana kota benar-benar terasa hidup. Sejak pagi, saya sudah melihat keramaian di sepanjang tepian sungai. Salah satu acara yang paling menarik perhatian tentu saja Lomba Dragon Boat. Dentuman drum, teriakan semangat para pendayung, dan sorak penonton membuat atmosfernya begitu meriah. Setiap tim tampak berusaha memberikan yang terbaik, bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menunjukkan kekompakan dan sportivitas. Melihat perahu panjang itu melintas cepat di atas air memberikan pengalaman yang benar-benar berbeda, seolah energi sungai dan manusia menyatu.
Setelah itu, suasana berubah lebih santai namun tetap seru dengan Festival Band Pelajar 2025. Di panggung khusus untuk generasi muda, para pelajar unjuk kreativitas dengan gaya musik mereka masing-masing. Ada yang bawakan lagu rock, pop, sampai yang eksperimental. Yang menarik, mereka tidak hanya tampil asal-asalan, tapi benar-benar menampilkan konsep, aransemen, dan kepercayaan diri yang matang. Melihat panggung itu, terasa jelas bahwa bakat-bakat muda Indonesia tidak kalah hebatnya.
Bagian lain yang menurut saya sangat bermanfaat adalah Talkshow Personal Branding “Bangun Citra Positif di Era Teknologi” yang dibawakan oleh Korry El Yana dan Ilham Ramdana. Keduanya menjelaskan bagaimana membangun citra diri yang kuat dan positif melalui media sosial, serta pentingnya menjaga reputasi digital. Banyak contoh nyata yang mereka bagikan, sehingga peserta mudah memahami. Saya merasa talkshow ini relevan sekali, karena di zaman sekarang apa yang kita unggah bisa memengaruhi masa depan kita sendiri.
Memasuki malam hari, festival terasa semakin semarak dengan Lighting Show yang memukau mata. Cahaya warna-warni dan visual efek yang diproyeksikan ke area sekitar sungai menciptakan suasana yang hampir seperti konser skala besar. Rasanya semua orang berhenti sejenak untuk melihat, merekam, atau sekadar menikmati keindahannya.
Tak ketinggalan, tampil juga band-band O’IM BENK dan Senopit yang semakin memeriahkan suasana. Musik mereka membuat penonton ikut bernyanyi dan berjoget ringan. Vibe malam itu terasa akrab, hangat, dan menyenangkan. Semua orang seperti melebur dalam satu energi positif.
Secara keseluruhan, festival ini bukan hanya menjadi tempat hiburan, tapi juga ruang bagi kreativitas, edukasi, dan inovasi digital. Ada bagian yang menampilkan festival bertema digital Cisadane, yang menunjukkan bagaimana teknologi dan budaya bisa saling melengkapi. Kegiatan ini membuat saya sadar bahwa sebuah festival tidak selalu tentang hiburan semata, melainkan juga wadah perkembangan komunitas dan generasi muda.
Mengikuti rangkaian acara di Festival Cisadane 2025 memberi saya pengalaman yang lengkap: mulai dari olahraga, musik, edukasi, hingga teknologi. Saya pulang dengan perasaan puas, banyak inspirasi baru, dan rasa bangga karena bisa menjadi bagian dari salah satu festival terbesar di kota ini.
