“Kunjungan Singkat yang Berkesan di Booth Universitas Raharja”

Festival Digital Cisadane sore itu terasa begitu meriah. Musik, lampu, dan deretan booth kreatif membuat suasana semakin hidup. Di antara keramaian tersebut, perhatian saya tertuju pada sebuah booth yang tampil rapi dan penuh nuansa teknologibooth Universitas Raharja.
Saya mendekat hanya untuk melihat-lihat, tanpa rencana khusus. Suasana di dalam booth tampak hangat dan informatif. Beberapa pengunjung sedang mencoba teknologi interaktif yang dipamerkan, sementara tim dari Universitas Raharja melayani dengan ramah.
Hal pertama yang menarik perhatian saya adalah sebuah Orange Box, tempat sampah pintar berwarna cerah yang dirancang untuk memilah sampah secara otomatis. Desainnya modern, dan cara kerjanya tampak sederhana namun efektif. Setiap orang yang lewat terlihat antusias mencoba memasukkan sampah sambil melihat bagaimana kotak tersebut mengarahkan sampah ke kategori yang tepat.
Saya sempat berbincang singkat dengan salah satu penjaga booth yang menjelaskan bahwa Orange Box ini merupakan inovasi untuk mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dini, terutama di ruang publik dan acara besar seperti festival ini.
Penjelasannya singkat namun jelas, membuat saya semakin menghargai ide tersebut.
Setelah berkeliling sejenak dan melihat berbagai presentasi teknologi yang dipamerkan, saya pun melanjutkan perjalanan ke area festival lainnya. Walau kunjungan saya singkat, booth Universitas Raharja memberi kesan positif—penuh kreativitas, ramah, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Terkadang, kunjungan sederhana justru meninggalkan kesan yang tidak disangka.
