ESSAY UAS HAS – PK2 -ELLA

JAWABAN UAS 

STATUS : 100%

 

👇👇👇

1. Jelaskan bagaimana API yang tidak diamankan dengan baik dapat menyebabkan kebocoran data meskipun sistem menggunakan enkripsi❓❓

API yang tidak diamankan dengan baik bisa menjadi celah besar karena:

* API dapat diakses tanpa autentikasi atau otorisasi yang kuat → artinya siapa saja bisa meminta data.
* Token atau kunci API dapat dengan mudah dicuri atau ditebak jika tidak dilindungi.
* Meskipun data dienkripsi saat transit atau tersimpan, penyerang tetap bisa meminta data yang sudah didekripsi oleh server karena dia memiliki akses API.
* Tanpa pembatasan akses, API bisa dieksploitasi untuk menarik data dalam jumlah besar (data scraping massal).

🔹 Intinya: Enkripsi hanya melindungi data saat berpindah atau tersimpan, tetapi jika API yang memberikan data tidak dibatasi dan tidak memverifikasi identitas klien, data tetap bisa bocor.

—

2. Analisis mengapa enkripsi data tidak menjamin keamanan apabila kontrol akses dan otorisasi gagal❓❓

* Enkripsi menjaga >kerahasiaan data<, tetapi tidak mengontrol siapa yang boleh melihat data.
* Jika kontrol akses dan otorisasi tidak benar:

* Data yang seharusnya hanya untuk pengguna tertentu tetap dapat diakses oleh orang lain.
* Enkripsi tidak menghentikan permintaan yang sah menurut server.
* Banyak API hanya memeriksa token tetapi tidak mengecek hak akses → hasilnya data tidak seharusnya bisa diakses tetap bisa diambil oleh pihak yang tidak berwenang.

📌 Jadi enkripsi itu pendukung , bukan pengganti. Tanpa kebijakan akses yang kuat, API tetap rentan.

—

3. Rancang langkah pencegahan dari sisi keamanan API dan manajemen akses❓❓

Berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan:

✅ Autentikasi kuat

* Gunakan OAuth 2.0, JWT, API key yang aman, multifactor authentication.

✅ Otorisasi terperinci

* Role based access control (RBAC) atau attribute-based access control (ABAC).
* Periksa hak akses setiap endpoint.

✅ Enkripsi penuh

* SSL/TLS (https) wajib untuk komunikasi.
* Enkripsi data sensitif di server.

✅ Rate limiting & throttling

* Batasi jumlah request agar tidak bisa scraping massal.

✅ Validasi input & sanitasi

* Cegah injeksi atau eksploitasi parameter.

✅ Monitoring & logging

* Semua akses dicatat untuk mendeteksi perilaku mencurigakan.

—

4. Jelaskan langkah respons insiden awal yang seharusnya dilakukan setelah kebocoran terdeteksi❓❓

Langkah respons yang harus dilakukan segera:

1. Isolasi sistem

* Matikan/mini-lock akses API yang terkena untuk mencegah kebocoran lebih lanjut.

2. Identifikasi skala kebocoran

* Tentukan data apa saja yang terdampak dan oleh siapa.

3. Investigasi

* Cek log dan trak-rekam aktivitas mencurigakan.

4. Pemberitahuan

* Beri tahu tim keamanan internal & pihak berwenang sesuai kebijakan.

5. Pemulihan

* Perbaiki celah, update token/credential yang bocor.

6. Evaluasi & dokumentasi

* Dokumentasikan penyebab dan langkah perbaikan untuk masa depan.

—😊

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment