BD308 – Cyber Security – Assignment 3 – Suci Yulia Ningsih – 2581488809

What is the difference between a virus, a worm, and ransomware?

 

Answer :

Perbedaan Virus, Worm, dan Ransomware

​Ketiganya termasuk dalam kategori Malware (Software Berbahaya), namun memiliki cara kerja dan tujuan yang berbeda:

​Virus:

​Cara Kerja: Membutuhkan induk (file atau program) untuk menempel dan membutuhkan tindakan manusia (seperti membuka file .exe yang terinfeksi) untuk menyebar.

​Dampak: Merusak file, memperlambat sistem, atau menghapus data.

​Worm (Cacing):

​Cara Kerja: Lebih berbahaya karena mandiri. Worm bisa menyebar secara otomatis melalui jaringan komputer tanpa bantuan manusia atau file induk.

​Dampak: Menghabiskan bandwidth jaringan dan menyebar ke ribuan komputer dalam hitungan menit.

​Ransomware:

​Cara Kerja: Mengenkripsi (mengunci) data pengguna sehingga tidak bisa dibaca.

​Dampak: Penyerang meminta tebusan (ransom) berupa cryptocurrency untuk memberikan kunci pembuka. Ini adalah ancaman terbesar bagi ketersediaan (Availability) data bisnis.

 

Describe the steps of a typical phishing attack. How can a business train its employees to spot one?

Answer :

Anatomi Serangan Phishing & Pelatihan Karyawan

​Phishing adalah teknik social engineering yang mengincar kelemahan manusia, bukan kelemahan sistem.

​Tahapan Serangan Phishing Umum:

​Umpan: Penyerang mengirim pesan (email, SMS, atau chat) yang menyamar sebagai entitas terpercaya (Bank, IT Support, atau Atasan).

 

​Pemicu Emosi: Pesan biasanya mengandung unsur urgensi (“Akun Anda akan diblokir”) atau iming-iming hadiah.

​Tindakan Korban: Korban diminta mengklik link ke situs palsu atau mengunduh lampiran berbahaya.

​Eksekusi: Korban memasukkan kredibel login atau data kartu kredit ke situs palsu tersebut, yang kemudian dicuri oleh penyerang.

​Cara Melatih Karyawan:

​Simulasi Phishing: Kirim email “phishing palsu” dari departemen IT untuk melihat siapa yang masih mengklik link tersebut.

​Teknik Cek Nama Domain: Ajari karyawan untuk selalu melihat alamat email pengirim (misal: [email protected] bukan [email protected]).

​Prinsip “Jangan Berbagi”: Ingatkan bahwa perusahaan tidak pernah meminta password atau OTP melalui email atau telepon.

 

Explain what a Distributed Denial-of-Service (DDoS) attack is and how it impacts business availability.

Answer :

DDoS (Distributed Denial-of-Service)

​Serangan DDoS adalah upaya untuk melumpuhkan sistem dengan cara membanjiri target menggunakan lalu lintas (traffic) palsu yang sangat masif dari berbagai sumber (sering disebut botnet).

​Cara Kerja: Bayangkan sebuah toko kecil yang tiba-tiba dimasuki oleh 10.000 orang palsu secara bersamaan. Pelanggan asli yang ingin belanja jadi tidak bisa masuk karena pintu masuk dan kasir sudah penuh sesak.

 

​Dampak pada Availability: Situs web atau layanan digital perusahaan akan menjadi sangat lambat atau benar-benar crash (mati).

 

​Dampak Bisnis: Kehilangan pendapatan secara instan (terutama saat flash sale), rusaknya kepercayaan pelanggan, dan biaya operasional tambahan untuk memitigasi serangan.

 

 

 

 

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment