BD107 – Artificial Intelligence – Modul 2: Algoritma Pencarian dan Pemecah Masalah

Module Question 2

  1. Explain the primary difference between an uninformed and an informed search algorithm.
  2. In what scenario would Depth-First Search be more efficient than Breadth-First Search?
  3. What is a heuristic function, and what role does it play in the A* algorithm?
  4. Describe a real-world problem (e.g., GPS navigation) that can be solved using a search algorithm.

My answer

1. Uninformed search adalah metode pencarian yang tidak memiliki informasi khusus tentang seberapa dekat suatu keadaan dengan tujuan. Algoritma hanya menggunakan informasi dasar seperti kondisi awal, kemungkinan tindakan, dan apakah suatu keadaan sudah mencapai tujuan.
Informed search menggunakan informasi tambahan atau heuristik untuk memperkirakan langkah mana yang lebih menjanjikan menuju tujuan.

2. DFS lebih efisien ketika solusi berada jauh di dalam salah satu cabang dan penggunaan memori menjadi pertimbangan penting.
BFS lebih sesuai ketika kita membutuhkan solusi terdangkal/terpendek dan ruang pencarian masih dapat ditangani.

3. Fungsi heuristik adalah sebuah fungsi yang digunakan dalam AI untuk memperkirakan seberapa dekat suatu keadaan (node) dengan tujuan. Heuristik membantu algoritma memilih jalur yang tampaknya paling menjanjikan tanpa harus mengeksplorasi semua kemungkinan.

4. Navigasi GPS merupakan salah satu contoh nyata penerapan algoritma pencarian dalam kehidupan sehari-hari. Masalah utamanya adalah menentukan rute yang sesuai dari lokasi awal menuju lokasi tujuan melalui jaringan jalan yang memiliki banyak kemungkinan jalur. Misalnya, seseorang ingin pergi dari rumah ke kampus. GPS harus menentukan jalan mana yang sebaiknya dilewati agar pengguna dapat mencapai kampus dengan mempertimbangkan jarak, waktu tempuh, kemacetan, atau biaya perjalanan.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment