
Jakarta, 28 Mei 2024 – Dalam rangka memperingati Milad ke-26, Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) menyelenggarakan acara besar bertajuk “Strategi Pengembangan Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas Melalui Kampus Bersih Narkoba dan Hidup Sehat” di Aula Dikti Kemdikbud lantai 2 Jakarta. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini mendapatkan dukungan penuh dari Universitas Raharja, yang turut berperan aktif dalam memastikan kesiapan dan kelancaran acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan “halal bihalal” yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar anggota ADI. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus ADI DKI Jakarta, penandatanganan MoU antara ADI dan Badan Narkotika Nasional (BNN), serta deklarasi kampus bersih narkoba bersama BNN.
Universitas Raharja memainkan peran penting dalam mendukung acara ini, mulai dari penyediaan fasilitas dan perlengkapan, hingga kontribusi dalam logistik dan koordinasi acara. Partisipasi aktif ini menunjukkan komitmen Universitas Raharja dalam mendukung upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas narkoba dan sehat.
Acara ini juga menghadirkan talkshow ilmiah dari Capt. Nikmatullah Taufiquzzaman mengenai “Berkarya & Berprestasi Melalui Pendidikan Karakter” serta peluncuran buku berjudul “Call Sign Indonesia”. Selain itu, talkshow “Kampus Merdeka Bersih Narkoba untuk Mewujudkan Hidup Sehat Bersama Gen Indonesia” dengan narasumber Bambang Sentosa menjadi salah satu sesi yang menarik perhatian peserta.
Tokoh-tokoh penting hadir memberikan keynote speech, termasuk Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., yang diwakili oleh Direktur Sumber Daya Masyarakat Dikti-Ristek, Dr. Lukman, ST., M.Hum, dan Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si. Keduanya menekankan pentingnya pendidikan tinggi dalam membangun Indonesia yang bersih narkoba.

Seminar Nasional dengan tema “Strategi Pengembangan Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas dan Bersih Narkoba” menampilkan pembicara ternama seperti:
- Prof. Dr. M. Budi Djatmiko, M.Si (Ketua Umum APTISI)
- Irjen. Pol. Dr. Drs. Richard M. Nainggolan, S.H., M.M., MBA (Deputi Pencegahan BNN)
- Prof. Dr. Abu Rokhmad, M.Ag, yang diwakili oleh Pak Nur Shoib, S.HI, M.H, Kasubdit Sarpras Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI
- Prof. Djoko Wintoro, Ph.D (Ketua Dewan Pakar ADI)
Moderator acara ini adalah Dr. Taufiqurokhman, A.Ks., S.Sos., M.Si, yang memandu diskusi dengan penuh keahlian.
“Acara ini adalah bukti nyata komitmen ADI dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang tidak hanya berprestasi tetapi juga bebas dari pengaruh narkoba. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Universitas Raharja yang telah membantu memastikan kelancaran dan kesuksesan acara ini.” tutur bahagia Prof. Ir. Mohammed Ali Berawi, MEngSc, PhD, Ketua Umum DPP Asosiasi Dosen Indonesia (ADI)

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan dosen saja tetapi juga mahasiswa turut mensukseskan kegiatan ini dan turut memamerkan produk-produk dari mahasiswa Bisnis Digital “Berpartisipasi dalam seminar ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar banyak tentang pentingnya kampus bersih narkoba dan bagaimana pendidikan karakter dapat membentuk generasi muda yang berkualitas. Saya merasa bangga bisa ikut serta dan berkontribusi dalam acara yang inspiratif ini. Tak hanya itu produk buatan mahasiswa Universitas Raharja juga hadir memeriahkan acara spektakuler ini” tutur Eka Dian Astuti, Mahasiswi Prodi Bisnis DIgital universitas Raharja.
Acara ini tentunya memperkuat semangat kerjasama serta komitmen untuk membangun pendidikan tinggi yang lebih baik dan sehat bagi generasi mendatang. Partisipasi aktif dari Universitas Raharja merupakan contoh nyata kontribusi perguruan tinggi dalam upaya nasional ini.
