Assignment 2 – BD403 – Business Ethics – Nur Aulia – 2381477474

Pertanyaan :

1. Apa yang dimaksud dengan “Immoral Manajemen” dalam konteks etika bisnis?
2. Apa perbedaan antara “Amoral Manajemen” dan “Moral Manajemen”?
3. Apa saja langkah-langkah yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan etis menurut model sistem etika optimal?
4. Apa yang dimaksud dengan “Walk the Talk” dalam konteks etika bisnis?
5. Bagaimana cara mengidentifikasi dan menilai dampak dari tindakan yang diusulkan dalam keputusan etis?
6. Apa yang dimaksud dengan “Psychological Leadership” dalam konteks bisnis startup?
7. Sebutkan tiga karakteristik penting dari kepemimpinan psikologis yang mendukung inovasi dalam bisnis startup!
8. Apa saja kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin psikologis untuk mendorong inovasi dalam bisnis rintisan?
9. Bagaimana peran mentor dalam pengembangan bisnis startup menurut presentasi ini?
10. Mengapa startup bisnis membutuhkan “Trust” dan “Inovation” sebagai bagian dari kesuksesannya?

Status : 100%

Katerangan :

saya sudah mengerjakan dengn baik & benar

Bukti :

1. Apa yang dimaksud dengan “Immoral Manajemen” dalam konteks etika bisnis?

jawab :  Immoral Manajemen: Ini merujuk pada pendekatan manajerial yang secara sadar dan aktif mengabaikan norma-norma etika. Dalam konteks etika bisnis, manajemen jenis ini memilih untuk melakukan tindakan yang tidak etis demi keuntungan, tanpa mempertimbangkan dampak negatif terhadap pihak lain.

2. Apa perbedaan antara “Amoral Manajemen” dan “Moral Manajemen”?

Jawab :

Amoral Manajemen  dan Moral Manajemen:

  • Amoral Manajemen: Tidak memperhatikan pertimbangan etis dalam pengambilan keputusan; tindakan dianggap sebagai netral atau tidak relevan dengan isu moral.
  • Moral Manajemen: Secara aktif mempertimbangkan etika dalam pengambilan keputusan; manajer bertindak sesuai dengan norma dan prinsip etika yang baik.

3. Apa saja langkah-langkah yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan etis menurut model sistem etika optimal?

Jawab :

Langkah-langkah dalam Proses Pengambilan Keputusan Etis (Model Sistem Etika Optimal):

  • Identifikasi masalah etis.
  • Kumpulkan informasi yang relevan.
  • Pertimbangkan alternatif tindakan.
  • Evaluasi alternatif berdasarkan prinsip etika.
  • Buat keputusan.
  • Tindak lanjuti dan evaluasi hasil dari keputusan yang diambil.

4. Apa yang dimaksud dengan “Walk the Talk” dalam konteks etika bisnis?

Jawab : Walk the Talk: Istilah ini mengacu pada konsistensi antara apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan oleh pemimpin atau organisasi. Dalam konteks etika bisnis, ini berarti pemimpin harus menunjukkan perilaku etis yang selaras dengan nilai-nilai yang mereka sampaikan kepada karyawan dan pemangku kepentingan.

5. Bagaimana cara mengidentifikasi dan menilai dampak dari tindakan yang diusulkan dalam keputusan etis?

jawab :

Mengidentifikasi dan Menilai Dampak Tindakan dalam Keputusan Etis:

  • Melakukan analisis dampak untuk memahami konsekuensi jangka pendek dan panjang.
  • Menggunakan pendekatan stakeholder untuk menilai bagaimana keputusan akan memengaruhi berbagai pihak yang terlibat.
  • Menciptakan skenario untuk mengevaluasi hasil yang mungkin muncul dari keputusan yang diusulkan.

6. Apa yang dimaksud dengan “Psychological Leadership” dalam konteks bisnis startup?

Jawab : Psychological Leadership: Ini adalah gaya kepemimpinan yang berfokus pada pemahaman dan pengelolaan aspek psikologis dari tim. Pemimpin psikologis memperhatikan kebutuhan emosional dan motivasi anggota tim untuk menciptakan lingkungan kerja yang inovatif dan kolaboratif.

7. Sebutkan tiga karakteristik penting dari kepemimpinan psikologis yang mendukung inovasi dalam bisnis startup!

Jawab :

Karakteristik Penting dari Kepemimpinan Psikologis:

  • Kemampuan empati: Memahami dan merasakan kebutuhan dan perasaan tim.
  • Komunikasi yang efektif: Membangun dialog terbuka untuk mendorong kreativitas.
  • Adaptabilitas: Fleksibel dalam menghadapi perubahan dan tantangan baru.

8. Apa saja kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin psikologis untuk mendorong inovasi dalam bisnis rintisan?

Jawab :

Kompetensi Pemimpin Psikologis:

  • Kecerdasan emosional: Kemampuan untuk mengenali dan mengelola emosi sendiri dan orang lain.
  • Keterampilan interpersonal: Mampu membangun hubungan yang kuat dan saling percaya.
  • Kemampuan untuk memberi umpan balik konstruktif: Membantu tim berkembang dan berinovasi.

9. Bagaimana peran mentor dalam pengembangan bisnis startup menurut presentasi ini?

Jawab : Peran Mentor dalam Pengembangan Bisnis Startup: Mentor memberikan bimbingan, dukungan, dan jaringan yang diperlukan bagi pengusaha startup. Mereka membantu dalam perencanaan strategis, mengatasi tantangan, dan menyediakan pengalaman berharga yang dapat mempercepat pertumbuhan dan kesuksesan bisnis.

10. Mengapa startup bisnis membutuhkan “Trust” dan “Inovation” sebagai bagian dari kesuksesannya?

Jawab :

Kebutuhan “Trust” dan “Innovation” dalam Startup:

  • Trust: Membangun kepercayaan di antara anggota tim dan pemangku kepentingan adalah penting untuk kolaborasi dan dukungan yang berkelanjutan.
  • Innovation: Untuk bersaing di pasar yang cepat berubah, startup harus mampu berinovasi dan mengadaptasi produk atau layanan mereka sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan tren industri.

 

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post