Cermi 1 Seminar Rey Summit #9 – BD103 – khasan Mahfudhi – 2481417048

Seminar Rey Summit #9

Hallo guuyss👋

Pada hari selasa 24 september 2024 saya Khasan Mahfudhi dari prodi bisnis digital,mengikuti seminar rey summit #9 tenteng solusi kesehatan menuju generasi emas 2045 . Acara tersebut di buka oleh Prof.Dr.Po Abas Sunarya M.SI dan di isi oleh Dr.irawan sembiring,S.T.,M.Kom dan pak Harry S.Kom selaku alumni Universitas Raharja sebagai pemteri 1 dan pemateri 2. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman dan juga saya telah merangkum beberapa materi yang saya dapatkan pada seminar hari ini yaitu:

Materi 1

materi 1 disampaikan oleh Dr.Irwan Sembiring S.T,M.Kom deengan Materi Artificial Intelegence in Medicine

1.Diagnosis penyakit otomatis

2. Prercision medicane

perawatan berdasarkn data genetik pasien.

3. Manajemen data pasien

pengolahan data elektronik rekam medis.

4. Robotika bedah

operasi dengan presisi tnggi.

5. Telemedicine

chatbot medis dan layanan kesehatan jarak jauh

6. Prediksi wabah penyakit analisis tren epidemiologis.

 

Materi 2

Digitalisasi telah menjadi bagian integral dari pertumbuhan industri, tak terkecuali dalam sektor kesehatan. Digitalisasi pelayanan kesehatan sendiri didefinisikan sebagai proses transformasi teknologi di bidang kesehatan dengan tujuan membantu fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), seperti rumah sakit, klinik, puskesmas, praktek dokter mandiri, maupun fasyankes lain dalam memberikan pelayanan yang maksimal.

Dengan mengintegrasikan teknologi digital, sektor kesehatan telah meningkatkan kapasitas layanan, efisiensi, dan kinerja secara keseluruhan. Bahkan, digitalisasi dapat meminimalkan terjadinya human error, di mana dalam kasus pengelolaan data rekam medis pasien yang dilakukan secara konvensional seringkali menyebabkan data hilang atau tercecer.

Tantangan dalam Digitalisasi Pelayanan Kesehatan

Terlepas dari banyaknya manfaat transformasi teknologi kesehatan, penerapan digitalisasi pelayanan kesehatan juga kerap kali menghadapi berbagai tantangan, seperti

1. Keamanan Data

Salah satu tantangan utama dalam transformasi teknologi kesehatan yaitu terkait keamanan dan privasi. Pasalnya selain menjamin kesehatan dan keselamatan pasien, faskes juga perlu menjaga data pasien dari ancaman siber, baik itu hacker maupun virus atau malware. Oleh karena itu, faskes perlu memiliki protokol keamanan yang sesuai dengan standar yang berlaku.

2. Kurangnya Literasi Digital

Kurangnya literasi digital menjadi salah satu tantangan digitalisasi pelayanan kesehatan yang tak bisa dielakkan. Demi pelayanan efektif, tentu seluruh kalangan, baik itu staf, tenaga medis, dan pasien perlu memahami penggunaan aplikasi faskes, baik itu klinik, rumah sakit, atau dokter mandiri.

Untuk mengatasi tantangan ini, fasyankes perlu memberikan pengetahuan dalam bentuk sesi pelatihan atau bahkan demonstrasi produk kepada pasien maupun staf terkait penggunaan aplikasi klinik yang digunakan.

 

dan ini foto saya dan teman-teman pada saat mengikuti seminar hari ini

 

mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan pada cermi hari ini kurang lebihnya mohon di maafkan.

sekian dan terimakasih

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post