Eksplorasi Budaya Putrajaya dan Melaka Activity Student Exhange 2025 – Day 4

Pagi hari di Day 4 nggak jauh beda dengan Day 3, kami masih berkumpul di kantin Mahaallah Hafsah buat sarapan bareng. Rasanya selalu nyaman dan hangat tiap pagi, karena bisa mulai hari dengan obrolan ringan dan energi yang positif. Setelah sarapan, kami bersiap-siap untuk perjalanan ke dua destinasi keren di Malaysia, yaitu Putrajaya dan Melaka.

Sekitar jam 8, kami naik bus menuju Putrajaya, pusat pemerintahan Malaysia. Begitu sampai, langsung terasa suasana yang rapi dan tertata dengan sangat baik. Ale sempat berpikir, “Ini kota pemerintahan yang bener-bener terencana dengan cermat!” Gedung-gedung pemerintah yang menjulang tinggi, jalan-jalan yang luas dan bersih, serta taman-taman yang terawat dengan baik bikin Putrajaya kelihatan sangat modern dan penuh keharmonisan.

Tempat pertama yang kami kunjungi di Putrajaya adalah Rumah Hobbit. Yup, bener banget! Rumah kecil yang lucu seperti di film The Lord of the Rings ini beneran ada di sini. Kami nggak cuma foto-foto, tapi juga keliling sekeliling rumah hobbit yang penuh dengan tanaman hijau dan suasana alami yang menenangkan. Rasanya kayak balik ke dunia fantasi, cuma tanpa peri dan penyihir.

Setelah puas menikmati suasana di Putrajaya, kami lanjut perjalanan ke Melaka, sebuah kota yang kaya akan sejarah. Begitu tiba, suasana kota tua yang penuh dengan bangunan kolonial langsung menyambut kami. Di sini, Ale dan teman-teman belajar banyak tentang sejarah Melaka, kota yang dulunya menjadi pusat perdagangan penting di Asia Tenggara. Ada banyak bangunan bersejarah, seperti Stadthuys yang ikonik, yang jadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah Malaysia. Seru banget bisa mendalami sisi sejarah negara ini dengan cara yang langsung terhubung ke tempat-tempat yang punya cerita unik.

Setelah capek jalan-jalan, perut pun mulai keroncongan. Kami mampir ke restoran legendaris yang terkenal dengan Asam Pedas-nya, hidangan khas Melaka yang pedas, asam, dan kaya rasa. Daging ikan yang dimasak dengan bumbu rempah yang kuat bener-bener bikin lidah nggak berhenti merasain nikmatnya. Apalagi sambil makan bareng teman-teman, suasana makan siangnya jadi lebih seru. Setelah makan siang, kami masih sempat jalan-jalan sedikit di sekitar Melaka untuk menikmati suasana kota yang kental dengan nuansa sejarah. Banyak juga toko-toko souvenir yang menjual barang-barang unik, jadi nggak afdol rasanya kalau nggak mampir beli oleh-oleh.

Pulang dari Melaka, perjalanan menuju tempat menginap cukup santai. Hari itu jadi hari yang penuh pelajaran baru, mulai dari belajar tentang tatanan kota pemerintahan Malaysia di Putrajaya, sampai menyelami sejarah kaya yang ada di Melaka. Meskipun capek, tapi Ale dan teman-teman merasa puas banget dengan pengalaman hari ini. Semua aktivitas seru ini membuat kami semakin mengenal dan menyayangi negara yang penuh dengan keberagaman budaya ini.

Yuk tonton video selengkapnyaaa…..

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment