Malula Donuts Uji coba di Malaysia
Halo semuanya Prima disini. Sebagai mahasiswa Bisnis Digital, prima selalu bermimpi bisa melihat dunia di luar buku-buku kuliah. Kesempatan itu datang saat saya diterima dalam program pertukaran pelajar di International Islamic University Malaysia (IIUM), sebuah kampus yang terkenal dengan atmosfer internasional dan nilai-nilai Islaminya.
Awalnya, saya khawatir. IIUM adalah universitas Islam, sementara latar belakang prima berbeda. Namun, saya bertekad untuk beradaptasi, berpegang teguh pada prinsip BDCPL1. Saya menghormati semua aturan dan tradisi kampus, termasuk cara berpakaian yang lebih sopan dan jadwal salat yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Saya menyadari bahwa kedisiplinan dan rasa hormat adalah kunci untuk bisa berinteraksi dengan baik di lingkungan baru ini.

Di IIUM, saya mengunjungi EDC (Entrepreneurship Development Centre) proyek mereka adalah merancang sebuah aplikasi untuk mempromosikan produk-produk UKM (Usaha Kecil Menengah). Prima sendiri membawa sebuah produk inovasi yaitu Malula Donuts untuk di perkenalkan kepada mahasiswa EDC yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai negara: Malaysia, Pakistan, dan Mesir. Ini adalah tantangan besar bagi prima agar produk Malula donuts dapat di terima oleh mahasiswa dari berbagai negara yang menguji. sesuai dengan BDCPL2 saya: kerja sama tim multidisiplin dan profesionalisme. saya harus menyatukan ide dari berbagai latar belakang budaya untuk mencapai tujuan bersama. Saya belajar tentang pentingnya mendengarkan, menghargai setiap masukan, dan beradaptasi dengan cara kerja yang berbeda. untungnya Malula donuts dapat di terima oleh Mahasiswa IIUM

