IIUM Tour (Day 2)
- IIUM Gallery
Pagi yang cerah menyambut saya di International Islamic University Malaysia (IIUM). Tur ini bukan hanya sekadar melihat-lihat bangunan, melainkan sebuah perjalanan untuk memahami jantung dari universitas ini, yaitu ilmu, spiritual, dan sejarah.

Perhentian pertama kami adalah IIUM Gallery. Di sini, setiap sudut bercerita tentang pencapaian universitas. Dari foto-foto alumni yang sukses hingga karya seni mahasiswa yang penuh makna, galeri ini menunjukkan bagaimana IIUM menjadi tempat lahirnya para pemimpin dan cendekiawan. Melihat semua ini membuat saya sadar bahwa galeri ini bukan hanya tempat pajangan, tapi sebuah cerminan dari perjalanan panjang IIUM.
- M. Kamal Hassan Library
Selanjutnya, kami melanjutkan langkah ke Perpustakaan M. Kamal Hassan. Dahulu dikenal sebagai Perpustakaan Dar al-Hikmah, tempat ini adalah surga bagi para pencari ilmu. Koleksinya sangat lengkap, dengan lebih dari 130.000 buku, termasuk koleksi khusus yang langka tentang hukum dan ekonomi Islam. Suasana di dalam perpustakaan terasa begitu tenang, seolah setiap orang sedang tenggelam dalam lautan pengetahuan. Ruang bacanya yang nyaman membuat saya ingin menghabiskan waktu berjam-jam di sana, membaca, menulis, dan merenung.

Perjalanan kami ditutup di tempat paling menakjubkan: Masjid Sultan Haji Ahmad Shah. Masjid ini berdiri megah di tengah kampus, dengan kubah yang anggun dan menara yang menjulang tinggi. Arsitekturnya yang indah dengan sentuhan kaligrafi dan seni Islam menciptakan suasana yang damai dan khusyuk. Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat spiritual yang mempersatukan seluruh komunitas IIUM.

Tur ini benar-benar membuka mata saya. IIUM bukan hanya sekadar universitas, tetapi sebuah kampus yang mengintegrasikan ilmu, sejarah, dan nilai spiritual dalam satu kesatuan yang harmonis.
Perjalanan di IIUM tidak berhenti di masjid. Setelah tur yang menginspirasi, kami memutuskan untuk makan siang di salah satu kafetaria kampus. Suasana yang ramai, dipenuhi tawa dan obrolan mahasiswa dari berbagai negara, benar-benar menunjukkan keberagaman yang menjadi ciri khas IIUM.
- Visit Entrepreneurship Development Centre (EDC)
Setelah makan siang, kami melanjutkan petualangan ke Entrepreneurship Development Centre (EDC). Tempat ini adalah bukti nyata bahwa IIUM tidak hanya fokus pada ilmu agama dan pengetahuan umum, tetapi juga menumbuhkan semangat wirausaha.

EDC bukan sekadar kantor, melainkan sebuah ekosistem yang hidup. Kami melihat poster-poster kompetisi bisnis, rak-rak berisi prototipe produk, dan ruang kerja di mana mahasiswa berdiskusi dengan mentor mereka. Di sinilah ide-ide bisnis diubah menjadi kenyataan. EDC menyediakan berbagai program, dari pelatihan dasar kewirausahaan hingga bimbingan intensif untuk memulai sebuah startup.
Kunjungan ini menunjukkan bahwa di IIUM, ilmu dan praktik berjalan seiring. Seorang mahasiswa bisa mendalami ilmu agama di masjid, memperkaya pengetahuan di perpustakaan, dan pada saat yang sama, mengembangkan ide bisnis inovatif yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
