Matematika Bisnis (BD309) – BisDi Ganjil TA 2025/2026-Ardivan

1) Rumus sederhana untuk baseline harga provinsi

Kita gunakan formula linear agar mudah dipahami:

BaselineHargat=α+β⋅tBaselineHarga_t = \alpha + \beta \cdot t

  • tt = jumlah bulan sejak Jan 2020 (Jan 2020 = 0, Feb 2020 = 1, dst; Juli 2025 ≈ bulan ke-66).

  • α\alpha = indeks harga headline pada awal periode (misalnya Jan 2020).

  • β\beta = kenaikan rata-rata indeks per bulan (slope).

Contoh (angka ilustrasi):

  • Indeks Jan 2020 = 100.

  • Indeks Juli 2025 = 125.

  • Selisih waktu = 66 bulan → rata-rata kenaikan per bulan = (125−100)/66≈0,38(125-100)/66 ≈ 0,38.

Sehingga:

BaselineHargat=100+0,38⋅tBaselineHarga_t = 100 + 0,38 \cdot t

Proyeksi 12 bulan (Ags 2025 – Jul 2026):
Tambah ±0,38 tiap bulan.
Pada Jul 2026 → indeks ≈ 129,6 (kenaikan ±3,7% per tahun).

 Pesan untuk manajer toko: “Rata-rata harga bergerak sekitar 0,4% per bulan; gunakan ini sebagai acuan markup umum.”


2) Dua kategori yang dikecualikan dari markup seragam (kuartal depan)

  • Makanan & minuman non-alkohol

    • Alasan: Kenaikan harganya musiman (musim panen, lebaran, gangguan suplai). Kalau markup langsung diterapkan saat periode festival, konsumen akan langsung merasakan dan bisa pindah merek atau mengurangi belanja.

    • Pertimbangan operasional: Ada kalender promo & siklus diskon supplier. Markup sebaiknya dilakukan setelah promo selesai atau dilakukan bertahap.

  • Transportasi (produk yang terhubung dengan harga BBM & mobilitas)

    • Alasan: Sangat tergantung kebijakan pemerintah. Harga bisa naik cepat, tapi juga bisa stabil atau turun kembali. Jika markup dilakukan secara kasar, berisiko kehilangan volume ketika harga BBM turun lagi.

    • Pertimbangan operasional: Lead time suplai pendek, tapi harga transport sangat terlihat publik. Jadi, lebih aman menyesuaikan harga setelah pemerintah resmi umumkan perubahan BBM.

Jadi, makanan dan transportasi sebaiknya diberi pengecualian. Kategori lain (perumahan/utilitas, dsb.) lebih aman mengikuti baseline.


3) Jika ada penyesuaian harga BBM bulan depan, bagaimana menyikapinya

  • Jangan langsung ubah formula dasar.

  • Tetap gunakan baseline linear (drift jangka panjang dari headline inflasi).

  • Tambahkan faktor penyesuaian sementara khusus untuk kategori transportasi:

Baseline_Adjustedt=α+β⋅t+γ⋅ShocktBaseline\_Adjusted_t = \alpha + \beta \cdot t + \gamma \cdot Shock_t

Dengan:

  • γ\gamma = perkiraan dampak kenaikan BBM ke harga transport.

  • ShocktShock_t = variabel dummy (1 pada bulan terdampak, 0 pada bulan lain).

Operasional:

  • Tandai SKU transportasi untuk markup selektif sesuai kenaikan BBM.

  • Kategori lain tetap ikut baseline (tidak ikut naik).

  • Evaluasi lagi di review 90 hari: kalau harga BBM stabil tinggi, masukkan ke slope baru; kalau normal kembali, hapus faktor shock.

 Jadi manajer punya narasi jelas: “Harga umum mengikuti tren inflasi jangka panjang; transport kita sesuaikan karena kebijakan BBM.”

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment