
Ora Plane Maria Deli(2281476275)
Saat masuk ke GMT, sidang sempro baru saja berakhir dari mahasiswa sebelumnya dan akan menuju mahasiswa selanjutnya,yaitu Ora Plane Maria Deli yang menjadi salah satu mahasiswa Bisnis Digital yang membanggakan. Prestasinya sangat luas. Melalui penelitian hibah Kedai Reka, ia mendapatkan hibah sebesar 420 juta.Lalu, mampu menerbitkan 13 paper scholar dan juga 3 paper terakreditasi Scopus. Ia juga sempat melakukan student exchange ke Malaysia dan mendapatkan nilai A+ sebagai anggota Alphabet Incubator.
Penelitian yang dipresentasikan ini berlatar belakang untuk memenuhi syarat kelulusan mahasiswa.Membuka dengan fakta menarik98% masyarakat Indonesia menggunakan media sosial. Dari sinilah ia mengaitkan judul penelitiannya dengan judul penelitian “Pengaruh Digital Brand Engagement Melalui Platform Join Dalam Strategi Omnichannel Marketing Terhadap Minat Pendaftaran Mahasiswa Baru”.Diakhir presentasi,dosen penguji menanyakan apa itu omnichannel serta alasan mengapa perlu mengembangan Join ini pada marketing. Tidak hanya presentasinya yang luar biasa,ia mampu menjawab pertanyaan dosen penguji dengan baik
Sondang Visiana Sihotang(2281476082)
Sidang selanjutnya ada mahasiswi lain dari Bisnis Digital dengan judul penelitian “Pengembangan Model Evaluasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) Berbasis Artificial Intelligence untuk mengukur Kesiapan Kerja startupreneur lulusan Program Studi Bisnis Digital”. Ia membuka presentasi dengan membahas permasalahan yang diangkat dan melatarbelakangi penelitian ini, yang di antaranya adalah tingginya angka pengangguran sarjana yang mencapai 1 juta orang pada tahun 2025, kurikulum yang belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan industri, dan belum adanya integrasi AI dalam pengukuran capaian pembelajaran lulusan (CPL).
Selama masa studinya (3,5 tahun), ia telah mencapai prestasi luar biasa dengan menghasilkan 24 paper (termasuk terindeks di Scopus) yang bahkan menurut salah satu dosen penguji adalah yang tertinggi dari mahasiswa yang pernah diajarkannya.Ia juga mendapatkan dana hibah penelitian sebesar Rp474 juta, serta aktif dalam pertukaran pelajar internasional seperti mahasiswi sebelumnya,Maria. Diakhir setelah presentasi, dosen penguji menanyakan mengapa ia memilih model Technology Acceptance model dibandingkan model lainnya dan target masa depan selanjutnya
Fanani Islamia Ningrum(2221475929)
Mahasiswa lain yang saya saksikan sidangnya pada hari itu juga ada yang berasal dari jurusan lain,yaitu Teknik Informatika. Ia membuka presentasi dengan bertanya kepada audiens: berapa banyak website yang mereka pernah kunjungi sampai melakukan pendaftaran pada website tersebut?
Inilah yang menjadi latar belakang penelitiannya yang menarik perhatian saya yaitu “Implementasi Model AIDA(Attention,Interest,Desire,Action) pada Search Engine Optimixation(SEO) guna Meningkatkan Costumer Journey Digital”
Sebelum masuk ke inti penelitian,ia menjelaskan bahwa ia sudah mempublikasikan beberapa paper dan tahun ini ia berencana menerbitkan paper baru yang terindeks Scopus. Ia menjelaskan bahwa saat ini sedang menjalankan proyek untuk mengelola website Magister Manajemen.Dalam proses pengembangan, ia menghadapi sejumlah tantangan, seperti rendahnya awareness terhadap program studi baru, tingginya bounce rate, serta belum terbentuknya keinginan calon mahasiswa untuk mendaftar.Sebagai solusi ia menyarankan untuk melakukan optimasi SEO, penerapan desain UI/UX yang modern, penyajian profil tenaga pengajar, serta penggunaan call to action yang jelas. Pada presentasinya juga dijelaskan strategi apa saja yang digunakan untuk mencapai AIDA yang efektif.Dosen penguji tidak bertanya terlalu banyak,yang saya ingat adalah menanyakan tentang domain yang digunakan.
Demikianlah pengalaman saya mengikuti jalannya sidang seminar proposal pada Kamis, 16 April 2026. Semoga apa yang saya saksikan dapat menjadi tambahan wawasan sekaligus pengalaman berharga bagi diri saya🚀
