Assignment Week 7 – CerMi: Laporan Menyaksikan Kegiatan Sempro – Nia Amalia Putri – 2581484776 – BD306

Hi, Teman-teman!

Dalam rangka memenuhi absensi pertemuan ke-7, saya telah menyaksikan kegiatan Sempro (Seminar Proposal) Mahasiswa/i Bisdi Generation 1 yang dilaksanakan di GMT dan L303. Saya menyaksikan rangkaian presentasi ini secara daring melalui YouTube Live.

Berikut detail ulasan dari tiga sesi Sempro yang saya ikuti melalui siaran Live:

1. Anandha Fitriani (NIM: 2281475325)

  • Judul: Implementasi Model AIDA dalam Strategi Brand Awareness untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Cokelat Lokal pada Startupreneur.
  • Ulasan: Sesi Kak Anandha memberikan wawasan penting mengenai efektivitas model AIDA dalam memperkuat pemasaran produk lokal. Saya belajar bahwa komunikasi yang terstruktur sangat krusial bagi startup untuk membangun kesadaran merek dan memenangkan persaingan pasar melalui pendekatan yang lebih terencana kepada konsumen.

 

2. Ora Plane Maria Daeli (NIM: 2281476275)

  • Judul: Pengaruh Digital Brand Engagement Melalui Platform join Dalam Strategi Omnichannel Marketing Terhadap Minat Pendaftaran Mahasiswa Baru.
  • Ulasan: Sesi Kak Maria juga nggak kalah seru karena bahas gimana TikTok dan strategi omnichannel jadi kunci buat narik minat pendaftar. Fokus utamanya ada di cara membangun interaksi digital yang konsisten di berbagai platform agar calon mahasiswa makin tertarik. Dari sini jadi dapet gambaran kalau marketing zaman sekarang emang harus sekreatif dan seterintegrasi itu.

 

3. Mohamad Viktor A Sin (NIM: 2281475529)

  • Judul: Repositioning Sky Lounge Berbasis Local Wisdom dalam Meningkatkan Guest Experience dan Brand Engagement Hotel Episode Gading Serpong.
  • Ulasan: Sesi Kak Viktor memberikan wawasan baru mengenai pentingnya sentuhan nilai lokal (local wisdom) dalam industri perhotelan. Pembahasannya menarik karena fokus pada bagaimana strategi reposisi sebuah fasilitas seperti Sky Lounge bisa menciptakan pengalaman yang lebih personal dan berkesan bagi tamu. Dari sini saya belajar bahwa integrasi budaya lokal bukan hanya soal estetika, tapi juga strategi jitu untuk memperkuat hubungan antara brand hotel dengan pelanggannya di tengah persaingan bisnis digital yang ketat.
Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment