Please access the assignments in Module 2 via the links below:
Status : 100%
Keterangan : Saya telah mengerjakan tugas dengan baik dan benar
Bukti :
Module 2: Interpersonal and Non-Verbal Communication
- Focus: Developing active listening skills, interpreting body language, and building professional rapport.
- Suggested Online Materials:
- Watch TED Talks on “body language” and “active listening.”
- Read articles about building rapport and emotional intelligence (EQ) in the workplace.
- Explore tutorials on providing and receiving constructive feedback.
- Checklist Questions:
- What are the key differences between hearing and active listening? List three techniques you can use to become a more active listener.
Apa perbedaan utama antara mendengar dan mendengarkan secara aktif? Sebutkan tiga teknik yang dapat Anda gunakan untuk menjadi pendengar yang lebih aktif.
| Mendengar adalah proses pasif dan fisik dalam merasakan suara. Proses ini tidak memerlukan konsentrasi atau interpretasi. Sebaliknya, mendengarkan secara aktif adalah upaya sadar untuk sepenuhnya memahami, menafsirkan, dan menanggapi pesan pembicara. Ini melibatkan perhatian, empati, dan umpan balik.
Tiga teknik untuk menjadi pendengar yang lebih aktif:
|
- Describe five types of non-verbal cues and what they might communicate in a professional meeting.
Jelaskan lima jenis isyarat nonverbal dan apa yang mungkin dikomunikasikan dalam sebuah pertemuan profesional.
Tersenyum Artinya Persetujuan atau sikap positif Mengerutkan kening Artinya Kebingungan atau ketidaksetujuan
Kontak mata yang konsisten Artinya Kepercayaan diri dan keterlibatan Menghindari kontak mata Artinya Gugup, kurang percaya diri, atau tidak tertarik
Duduk tegak Artinya Profesionalisme dan perhatian Membungkuk Artinya Bosan atau kurang tertarik
Gerakan tangan terbuka Artinya Keterbukaan dan kejujuran Menunjuk dengan agresif Artinya Dominasi atau permusuhan
Nada suara tenang dan stabil Artinya Kepercayaan diri dan kendali Suara meninggi atau gemetar Artinya Stres atau frustrasi Dalam pertemuan profesional, menyelaraskan isyarat verbal dan non-verbal sangat penting untuk menjaga kredibilitas dan kejelasan. |
3. How can you use feedback as a tool for professional growth, both when giving and receiving it?
Bagaimana Anda dapat menggunakan umpan balik sebagai alat untuk pengembangan profesional, baik saat memberi maupun menerima umpan balik?
| Umpan balik adalah alat yang ampuh untuk peningkatan berkelanjutan dan pengembangan karier.
Saat memberikan umpan balik:
Contoh: Alih-alih mengatakan, “Presentasi Anda buruk,” katakan, “Menambahkan lebih banyak contoh data dapat memperkuat presentasi Anda.”
Dengan memandang umpan balik sebagai peluang daripada kritik, para profesional dapat meningkatkan kinerja, memperkuat kerja tim, dan meningkatkan keterampilan kepemimpinan. |
