Assigment Week 1 BD308 – Cyber Security – Dwi Nur Ramadhan

Pertanyaan:
Silahkan ikuti intruksi dibawah ini :
1. Silahkan Buat CerMi tentang point dibawah ini

  • Mengidentifikasi ancaman dan kerentanan siber umum yang dihadapi bisnis digital.
  • Mengevaluasi dan menerapkan kontrol keamanan mendasar untuk jaringan, aplikasi, dan data.
  • Menganalisis implikasi keamanan dari teknologi yang muncul seperti komputasi awan dan IoT.

2. Jawaban dibuat sesuai dengan 4 Standarisasi iDu yang terdiri dari Pertanyaan, Status, Keterangan, Bukti (berupa link iMe BisDi)

Status: 100%

Keterangan: Saya telah mengerjakan dengan baik dan benar

Bukti:

1.Bisnis digital sering menghadapi berbagai ancaman siber yang bisa mengganggu sistem dan data. Ancaman yang umum terjadi antara lain malware dan ransomware yang dapat merusak atau mengunci data, phishing yang menipu karyawan untuk mencuri informasi penting, serta kebocoran data akibat keamanan sistem yang lemah. Selain itu, serangan DDoS dapat membuat layanan online tidak bisa diakses, dan kesalahan manusia seperti penggunaan kata sandi yang lemah juga menjadi celah keamanan yang sering dimanfaatkan oleh penyerang. Bisnis digital sering menghadapi berbagai ancaman siber yang bisa mengganggu sistem dan data. Ancaman yang umum terjadi antara lain malware dan ransomware yang dapat merusak atau mengunci data, phishing yang menipu karyawan untuk mencuri informasi penting, serta kebocoran data akibat keamanan sistem yang lemah. Selain itu, serangan DDoS dapat membuat layanan online tidak bisa diakses, dan kesalahan manusia seperti penggunaan kata sandi yang lemah juga menjadi celah keamanan yang sering dimanfaatkan oleh penyerang.

2.Untuk mengurangi risiko tersebut, bisnis digital perlu menerapkan kontrol keamanan dasar. Pada jaringan, penggunaan firewall dan sistem pemantauan membantu mencegah akses tidak sah. Pada aplikasi, pembaruan sistem secara rutin dan penggunaan kata sandi yang kuat atau verifikasi dua langkah dapat meningkatkan keamanan. Sementara itu, pada data, langkah seperti membatasi hak akses, melakukan pencadangan data secara berkala, dan menggunakan enkripsi sangat penting agar data tetap aman dan tidak mudah disalahgunakan.

3. Penggunaan teknologi baru seperti komputasi awan dan IoT memang memudahkan bisnis, tetapi juga membawa risiko keamanan. Pada cloud, data disimpan di server pihak ketiga sehingga ada risiko kebocoran jika pengaturannya salah. Sedangkan pada IoT, banyak perangkat yang keamanannya masih lemah dan mudah diretas, sehingga bisa menjadi pintu masuk serangan ke jaringan utama. Oleh karena itu, penggunaan teknologi ini harus disertai pengaturan keamanan yang baik agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

 

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment