Assigment week 1 – BD308 – Cyber Security – Rafel yaputra 2581497989

Assigment Week 1

Silahkan ikuti intruksi dibawah ini :

1. Silahkan Buat CerMi tentang point dibawah ini

 

Mengidentifikasi ancaman dan kerentanan siber umum yang dihadapi bisnis digital.

Mengevaluasi dan menerapkan kontrol keamanan mendasar untuk jaringan, aplikasi, dan data.

Menganalisis implikasi keamanan dari teknologi yang muncul seperti komputasi awan dan IoT.

2. Jawaban dibuat sesuai dengan 4 Standarisasi iDu yang terdiri dari Pertanyaan, Status, Keterangan, Bukti (berupa link iMe BisDi)

Status: : 100%

Keterangan :sudah mengerjakan tugas dengan baik dan benar

Bukti:

1. Ancaman dan Kerentanan Siber Umum

– Ancaman umum: Serangan phishing, malware (virus, ransomware), serangan DDoS, pencurian identitas, dan serangan insinyur sosial. Selain itu, ada ancaman dari dalam (insider threat) baik disengaja maupun tidak disengaja.

– Kerentanan umum: Konfigurasi sistem yang salah, perangkat lunak yang tidak diperbarui, autentikasi yang lemah (misalnya kata sandi sederhana), kurangnya enkripsi data, dan kelemahan dalam desain aplikasi.

 

2. Evaluasi dan Penerapan Kontrol Keamanan Mendasar

 

– Jaringan: Pasang firewall untuk memfilter lalu lintas, gunakan enkripsi (VPN) untuk komunikasi jarak jauh, terapkan segmentasi jaringan untuk membatasi akses, dan pantau lalu lintas secara berkala dengan sistem deteksi intrusi (IDS/IPS).

– Aplikasi: Lakukan pengujian keamanan secara teratur (misalnya pengujian penetrasi), perbarui aplikasi dan kerangka kerja secara berkala, terapkan kontrol akses berbasis peran (RBAC), dan gunakan validasi input untuk mencegah serangan seperti SQL injection atau XSS.

– Data: Enkripsi data baik saat dalam transit maupun saat disimpan, lakukan pencadangan data secara teratur dan test kelayakannya, terapkan kebijakan pemusnahan data yang jelas, dan batasi akses data hanya untuk pihak yang berwenang.

 

3. Implikasi Keamanan dari Teknologi yang Muncul

– Komputasi awan: Meskipun menyediakan skalabilitas dan fleksibilitas, risikonya meliputi kekhawatiran tentang kontrol data (karena data berada di luar infrastruktur perusahaan), kerentanan pada antarmuka pemeliharaan awan, dan risiko berbagi sumber daya dengan pengguna lain (multi-tenant). Kontrol yang diperlukan meliputi pemilihan penyedia awan yang terpercaya, penerapan enkripsi end-to-end, dan pemantauan keamanan lingkungan awan.

– IoT (Internet of Things): Banyak perangkat IoT memiliki sumber daya terbatas, sehingga sulit untuk menerapkan keamanan yang kuat. Risikonya termasuk akses tidak sah ke perangkat, pencurian data yang dikirim atau diproses oleh perangkat, dan potensi perangkat digunakan sebagai bagian dari serangan DDoS. Kontrol yang diperlukan meliputi autentikasi perangkat yang kuat, pembaruan firmware secara teratur, dan enkripsi komunikasi antar perangkat.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment