Assigment-Week11-BD407BusinessCommunication-SultanChairul-2581484737

Nama : Sultan Chairul

Nim : 2581484737

Di cermi ini, saya akan menambahkan beberapa foto tentang linkedIn, Pertama ada profil dari saya yang berisikan Tentang saya, Pendidikan.

📝 Panduan Tugas: Membangun LinkedIn Professional Portfolio

Tujuan Tugas:

Mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip Komunikasi Bisnis (kejelasan, profesionalisme, persuasi, dan kesadaran audiens) untuk merancang profil LinkedIn yang berfungsi sebagai portofolio digital yang memikat rekruter setelah lulus.

📌 Bagian 1: Struktur & Komponen Tugas (checklist)

Mahasiswa wajib mengisi dan mengoptimalkan 5 bagian utama di profil LinkedIn mereka dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Foto Profil & Banner (Visual Communication)

Foto Profil: Menggunakan foto headshot formal atau semi-formal dengan pakaian rapi, latar belakang netral, dan pencahayaan yang baik.

Banner/Background: Menggunakan gambar yang relevan dengan industri yang diminati (misal: desain grafis, kode pemrograman, atau elemen bisnis) untuk memperkuat identitas visual.

2. Headline Profesional (The Elevator Pitch)

Format: Bukan sekadar “Mahasiswa di Universitas Raharja”. Headline harus mencerminkan keahlian, minat industri, dan nilai yang bisa ditawarkan.

Contoh: `Digital Business Student at Universitas X | Aspiring Financial Analyst | Investment & Data Analysis Enthusiast`

3. Ringkasan / “About” Section (Professional Storytelling)

Tulis narasi 2–3 paragraf menggunakan sudut pandang orang pertama (First-Person Perspective).

Wajib mencakup: Siapa Anda, apa fokus studi/keahlian Anda, pencapaian terbesar selama kuliah (organisasi/magang/proyek), dan apa tujuan karier Anda ke depan.

4. Pengalaman & Organisasi (Action-Oriented Descriptions)

Masukkan pengalaman magang, organisasi, volunteer, atau proyek kuliah yang relevan.

Setiap deskripsi pengalaman wajib ditulis menggunakan Formula XYZ atau metode STAR (Situation, Task, Action, Result) dengan kata kerja aksi (action verbs).

5. Fitur “Featured” (The Portfolio Hub)

Tautkan minimal 2 bukti fisik karya atau pencapaian Anda.

Bisa berupa: Sertifikat kursus, link GitHub/Behance, dokumen PDF tugas besar, publikasi ilmiah, atau foto saat memenangkan lomba/menjadi pembicara.

💡 Bagian 2: Tips & Trik Berbasis Business Communication

Untuk mendapatkan nilai maksimal (dan dilirik rekruter), terapkan prinsip komunikasi bisnis berikut pada profil Anda:

🚀 1. Kenali Audiens Anda (Audience Awareness)

Sebelum menulis, tentukan siapa yang ingin Anda pikat. Apakah rekruter dari perusahaan *Startup*, korporat multinasional, atau agensi kreatif?

Tips: Sesuaikan nada bicara (tone of voice). Industri kreatif lebih menyukai gaya bahasa yang kasual-profesional dan dinamis, sementara industri hukum atau keuangan lebih menyukai bahasa yang formal, presisi, dan konservatif.

🚀 2. Gunakan Kata Kunci Industri (SEO & Keywords)

Rekruter mencari kandidat menggunakan kata kunci tertentu (ATS – Applicant Tracking System versi manusia).

Trik: Cari 3 lowongan kerja impian Anda saat ini. Perhatikan kata kunci yang sering muncul (misal: *Content Marketing, SEO, Copywriting*). Masukkan kata-kata kunci tersebut ke dalam HeadlineAbout, dan bagian Skills Anda.

🚀 3. Komunikasi Berorientasi Hasil (Result-Oriented)

Dalam komunikasi bisnis, data lebih berbicara daripada klaim tanpa bukti. Jangan hanya menulis daftar tugas, tapi tulis dampaknya.

* ❌ Buruk (Hanya tugas): Bertanggung jawab mengelola media sosial organisasi.

* ✔ Bagus (Result-Oriented): Mengelola akun Instagram organisasi, memproduksi 12 konten bulanan, dan berhasil meningkatkan engagement rate sebesar 25% dalam 3 bulan.

🚀 4. Terapkan Prinsip 7Cs of Communication

Pastikan profil Anda memenuhi prinsip komunikasi bisnis: Clear (jelas), Concise (padat/tidak bertele-tele), Concrete (nyata/ada datanya), dan Correct (bebas dari salah ketik/typo).

📂 Bagian 3: Metode Pengumpulan Tugas

1. Link URL profil LinkedIn yang sudah di-custom menggunakan bysl.pw

2. Screenshot dari ke-5 komponen utama yang sudah dioptimalkan (Foto, Headline, About, Experience, Featured).

3. Analisis Singkat (Max 300 kata): Penjelasan mengapa Anda memilih strategi penulisan tersebut dan bagaimana profil ini mencerminkan personal branding Anda.

3. Dalam menyusun profil LinkedIn ini, saya memilih strategi penulisan yang berfokus pada kejelasan, profesionalisme, dan relevansi dengan bidang yang sedang saya tekuni, yaitu sales, marketing, dan bisnis digital. Saya menggunakan bahasa yang sederhana namun tetap profesional agar mudah dipahami oleh recruiter, dosen, maupun rekan profesional yang mengunjungi profil saya.

Pada bagian headline dan ringkasan profil, saya menonjolkan ketertarikan saya terhadap dunia penjualan, pemasaran, serta pelayanan pelanggan. Saya juga menampilkan pengalaman sebagai Sales Specialist dan latar belakang pendidikan di bidang Digital Business dan Desain Komunikasi Visual untuk menunjukkan kombinasi kemampuan bisnis dan kreativitas yang saya miliki. Strategi ini dipilih agar profil saya tidak hanya menjelaskan siapa saya, tetapi juga menunjukkan nilai yang dapat saya berikan kepada perusahaan atau tim yang saya bergabung nantinya.

Profil ini mencerminkan personal branding saya sebagai seorang mahasiswa yang aktif, memiliki semangat belajar tinggi, serta tertarik mengembangkan kemampuan dalam bidang sales dan marketing. Saya ingin dikenal sebagai pribadi yang komunikatif, berorientasi pada pelanggan, mampu membangun hubungan yang baik dengan orang lain, dan selalu berusaha memberikan solusi yang bermanfaat. Selain itu, pencapaian akademik yang saya tampilkan menunjukkan komitmen saya terhadap pengembangan diri dan keseriusan dalam mencapai tujuan.

Melalui profil ini, saya berharap dapat membangun citra profesional sebagai calon praktisi bisnis digital yang memiliki kemampuan komunikasi, pemasaran, dan pelayanan pelanggan yang baik, serta siap untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan di dunia kerja.

Bukti : Sudah mneghrjakan tugsa dengan baik dan benar.

Keterangan : 100%

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment