Assignment 2 – BD308 – Zaki Arya Ersanto – 2481416723

Pertanyaan

1. Provide a real-world business example for a failure in Confidentiality, Integrity, and Availability?

2. How might an e-commerce website prioritize one aspect of the CIA triad over the others for its product pages versus its payment processing system?

3. Explain the principle of “least privilege” and how it supports confidentiality?

 

Status: 100%

Keterangan: saya sudah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar

Bukti:

1. Contoh Gagalnya CIA di Dunia Bisnis

Confidentiality (Kerahasiaan): Kebocoran data pelanggan. Misalnya waktu database e-commerce kebobolan dan jutaan data user (email, nomor HP, alamat) sampai dijual di dark web.

Integrity (Integritas): Perubahan data tanpa izin. Contohnya ada hacker masuk ke sistem inventory toko online, terus ngubah harga barang yang aslinya Rp 10 juta jadi cuma Rp 10 ribu. Kalau sampai di-checkout massal, perusahaan rugi bandar.

Availability (Ketersediaan): Sistem tumbang. Contoh paling gampang itu waktu aplikasi down karena traffic membeludak pas flash sale atau karena serangan DDoS. Konsumen jadi nggak bisa belanja sama sekali.

2. Prioritas E-commerce: Halaman Produk vs. Sistem Pembayaran

Halaman Produk: Prioritas utamanya adalah Availability. Katalog produk itu ibarat etalase, jadi harus selalu bisa diakses kapan aja biar orang bisa browsing. Confidentiality nggak relevan di sini karena foto dan deskripsi produk memang sengaja dipublikasikan.

Sistem Pembayaran: Prioritas utamanya adalah Confidentiality dan Integrity. Informasi kartu kredit atau saldo pengguna harus dirahasiakan (Confidentiality), dan nominal tagihan nggak boleh meleset sepeser pun (Integrity). Kalau payment gateway harus down sebentar (Availability dikorbankan) untuk menghentikan transaksi bodong, perusahaan pasti akan milih down daripada kebobolan.

3. Prinsip “Least Privilege” & Hubungannya dengan Confidentiality

Least privilege itu intinya ngasih hak akses ke karyawan seminimal mungkin, cuma sebatas yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan kerjaan.

Cara kerjanya: Prinsip ini jaga confidentiality dengan membatasi ruang gerak. Misalnya, anak magang di tim SEO atau riset pasar nggak perlu punya akses ke database keuangan atau password pelanggan. Jadi, kalau misal akun si anak magang diretas atau dia melakukan kesalahan, data rahasia perusahaan tetap aman dan nggak ikut bocor

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment