assignment 3- Danang Surya Budi- BD308- 2481499996

Pertanyaan:

  • What is the difference between a virus, a worm, and ransomware?
  • Describe the steps of a typical phishing attack. How can a business train its employees to spot one?
  • Explain what a Distributed Denial-of-Service (DDoS) attack is and how it impacts business availability?

STATUS : 100%

KETERANGAN : Saya telah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar

BUKTI :

1 Answer: Virus adalah malware yang menyebar dengan menempel pada file atau program lain dan membutuhkan tindakan pengguna (seperti membuka file) untuk aktif dan menyebar. Worm adalah malware yang dapat menyebar secara otomatis melalui jaringan tanpa interaksi pengguna dengan memanfaatkan kelemahan sistem. Sementara itu, ransomware adalah jenis malware yang mengenkripsi atau mengunci data korban dan meminta tebusan agar akses dikembalikan. Jadi, virus dan worm fokus pada penyebaran dan kerusakan sistem, sedangkan ransomware bertujuan memperoleh keuntungan finansial dengan menyandera data.

2. Answer: Serangan phishing biasanya dimulai dengan penyerang mengirim email atau pesan palsu yang tampak berasal dari sumber terpercaya seperti bank atau perusahaan resmi. Pesan tersebut berisi tautan atau lampiran berbahaya yang meminta korban memasukkan informasi sensitif seperti password atau data keuangan. Setelah korban memberikan informasi, penyerang menggunakan data tersebut untuk akses ilegal atau pencurian identitas. Bisnis dapat melatih karyawan untuk mengenali phishing dengan memberikan pelatihan keamanan rutin, mengajarkan cara memeriksa alamat email pengirim, mengenali tautan mencurigakan, menghindari lampiran tidak dikenal, serta melakukan simulasi serangan phishing untuk meningkatkan kesadaran.

3. Answer: Distributed Denial-of-Service (DDoS) adalah serangan siber di mana banyak komputer atau sistem yang telah dikendalikan penyerang secara bersamaan mengirimkan lalu lintas berlebihan ke server atau website hingga sistem tidak mampu menangani permintaan normal. Akibatnya, layanan menjadi lambat atau tidak dapat diakses oleh pengguna sah. Serangan ini mengganggu availability bisnis karena menghentikan operasional online, menyebabkan kehilangan pendapatan, menurunkan kepercayaan pelanggan, dan mengganggu layanan perusahaan.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment