Assignment 5 – BD107 – Zaki Arya Ersanto – 2481416723

Tugas Learning Factory REY 2

Instruksi

Analisis Kebutuhan Energi: Gunakan data yang ada dalam file Excel “Perbandingan Harga Jasa pemasangan.xlsx” untuk memperkirakan kebutuhan energi yang diperlukan untuk proyek tertentu (misalnya, instalasi sistem PLTS).

Perhitungan Energi Harian: Hitung kebutuhan energi harian dengan memperhitungkan berbagai variabel seperti daya, jam operasi, dan efisiensi sistem.

Pengeluaran Biaya: Kalkulasikan total biaya energi berdasarkan kebutuhan yang telah dihitung.

Bandingkan Opsi Energi: Analisis perbandingan antara beberapa opsi energi (misalnya, sumber energi terbarukan vs konvensional) berdasarkan biaya dan efektivitas energi

Status : 100%

Keterangan : Saya telah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar

 

Bukti :

  • Excel ( Jawaban no 1,2, dan 3 )
  •  Jawaban No.4

1. Energi Fosil (Minyak, Gas, dan Batu Bara)

Biaya:

Investasi Awal: Relatif rendah karena infrastruktur pendukung sudah tersedia.

Operasional: Bergantung pada fluktuasi harga pasar.

Efisiensi:

Produksi Energi: Sangat andal dalam menghasilkan energi dalam jumlah besar dengan cepat.

 

2. Energi Nuklir
Biaya:

Investasi Awal: Sangat tinggi untuk pembangunan reaktor nuklir.

Operasional: Rendah setelah beroperasi, tetapi ada pengeluaran tambahan untuk pengelolaan limbah.

Efisiensi:

Produksi Energi: Sangat efektif dengan kemampuan menghasilkan daya besar.

 

3. Energi Terbarukan (Umum)
Biaya:

Investasi Awal: Relatif rendah, terutama untuk teknologi seperti panel surya dan turbin angin.

Operasional: Biaya pemeliharaan minimal.

Efisiensi:

Produksi Energi: Bervariasi, tergantung pada kondisi geografis dan iklim.

 

4. Energi Tenaga Surya
Biaya:

Investasi Awal: Semakin terjangkau karena perkembangan teknologi.

Operasional: Sangat murah; hanya memerlukan sedikit perawatan.

Efisiensi:

Produksi Energi: Efisien, tetapi dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari.

 

5. Energi Konvensional (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)Biaya:

Investasi Awal: Tinggi untuk pembangunan infrastruktur pembangkit.

Operasional: Sedang, tergantung pada bahan bakar yang digunakan (misalnya, fosil atau biomassa).

 

 

Efisiensi:

Produksi Energi: Mampu menghasilkan daya besar secara konsisten, terutama jika bahan bakar ekonomis tersedia.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment