assignment 6- Danang Surya Budi- BD309- 2481499996

Pertanyaan:

https://idu.raharja.ac.id/pluginfile.php/72857/mod_assign/introattachment/0/Case%20Study%20Chp%207.docx?forcedownload=1

STATUS : 100%
KETERANGAN : Saya telah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar
BUKTI :

1.

jadi nilai rata rata(mean)= 152,9

nilai tengan(median)=148.5

2.

Distribusi penjualan tidak merata.
Ada beberapa supermarket dengan penjualan jauh di atas rata-rata (contohnya Hypermart dan Transmart Carrefour), sehingga menarik nilai rata-rata ke atas.
Sebagian besar supermarket beroperasi di bawah rata-rata.
Mayoritas memiliki penjualan antara Rp130–150 miliar, artinya pasar ritel Indonesia didominasi oleh supermarket menengah, bukan yang paling besar.
Dominasi pemain besar.
Supermarket besar seperti Hypermart dan Transmart memiliki pengaruh besar terhadap total pasar, menunjukkan adanya kesenjangan kinerja antar perusahaan di industri ini.
Implikasi manajerial.
Bagi peneliti atau manajer ritel, ini menunjukkan bahwa rata-rata tidak selalu mewakili kondisi “typical” supermarket, karena distribusinya condong ke beberapa pemain besar.

3. Jika penjualan AEON Mall BSD meningkat dari Rp159,6 miliar menjadi Rp180 miliar, maka rata-rata (mean) seluruh supermarket naik dari Rp152,95 miliar menjadi Rp154,52 miliar, atau meningkat sekitar Rp1,57 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan penjualan satu supermarket besar dapat mempengaruhi nilai rata-rata secara signifikan, terutama karena jumlah data relatif kecil. Dengan demikian, hasil ini membuktikan bahwa mean sangat sensitif terhadap perubahan nilai ekstrem (outlier), sehingga peningkatan satu pemain besar seperti AEON Mall BSD dapat menggeser rata-rata industri secara keseluruhan.

4. Berdasarkan hasil analisis data, ukuran yang paling tepat untuk menggambarkan kinerja “tipikal” supermarket adalah median. Hal ini karena nilai median (Rp148,5 miliar) lebih akurat mewakili kondisi umum dibandingkan mean (Rp152,95 miliar) dan mode (Rp139,4 miliar). Nilai mean yang lebih tinggi daripada median menunjukkan bahwa data penjualan supermarket bersifat miring ke kanan (right-skewed), yang berarti terdapat beberapa supermarket besar seperti Hypermart dan Transmart Carrefour dengan penjualan jauh di atas rata-rata, sehingga menaikkan nilai mean. Sementara itu, median tidak terpengaruh oleh nilai-nilai ekstrem tersebut dan lebih mencerminkan penjualan mayoritas supermarket di tingkat menengah. Oleh karena itu, median merupakan ukuran pemusatan data yang paling representatif untuk menggambarkan kinerja supermarket yang “rata-rata” atau “tipikal” dalam industri ritel Indonesia.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment