Instruksi:
- Menjelaskan pengertian dan peran manajer dalam organisasi.
- Membedakan Top, Middle, dan First-Line Management.
- Mengidentifikasi Technical, Human, dan Conceptual Skills
- Sebuah tim mengalami konflik dan keterlambatan proyek,Keterampilan manajerial apa yang perlu digunakan?Jelaskan.
- Mengapa ketermpilan manajerial perlu berkembang seiring transformasi digital.
Status: 100% telah tercapai
keterangan : Saya telah mengerjakan tugas dengan baik dan benar
Bukti:
-
a {
text-decoration: none;
color: #464feb;
}
tr th, tr td {
border: 1px solid #e6e6e6;
}
tr th {
background-color: #f5f5f5;
}
Manajer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengendalikan sumber daya organisasi agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara efektif dan efisien.
Peran manajer yang pertama adalah perencanaan,dimana dapat menetapkan tujuan, strategi, dan langkah kerja yang realistis melalui data yang ada.Setelah rencana ada, manajer berperan mengatur sumber daya: siapa mengerjakan apa, siapa bertanggung jawab kepada siapa, dan bagaimana alur koordinasinya.Manajer juga bisa mengarahkan dan menggerakkan timnya dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Selain itu Memastikan hasil kerja sesuai dengan rencana khususnya dengan melakukan pemantauan kinerja, evaluasi, dan tindakan korektif bila diperlukan adalah tugas manajer yang lain -
Majemen puncak umumnya beranggotakan kalangan petinggi dan eksekutif yang nantinya bertugas untuk menjalankan ilmu manajeme dengan baik agar dapat memimpin organisasi secara keseluruhan.Sedangkan pada manajement middle menjadi penghubung manajemen puncak dengan manajemen lini pertama Manajemen Menengah memiliki tanggung jawab untuk membawahi dan juga mengarahkan kegiatan-kegiatan manajer lain dan juga para karyawan yang menjalankan kegiatan operasional perusahaan. Terakhir,manajemen lini pertama sebagai tingkatan akhir menjadi pihak yang akan menjalin kontak atau hubungan langsung dengan tenaga operasional. Sehingga pihak inipula yang bisa mengetahui langsung kendala yang dihadapi para tenaga operasional saat kesulitan untuk mencapai target.
-
Technical skill (keterampilan teknis) adalah kemampuan untuk memahami dan melaksanakan pekerjaan yang bersifat teknis sesuai bidangnya. Contohnya adalah kemampuan mengoperasikan software pengolah dokumen seperti Microsoft Word atau Google Docs.
Human skill (keterampilan manusiawi/interpersonal) adalah kemampuan untuk bekerja, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan orang lain secara efektif. Keterampilan ini ditunjukkan melalui kemampuan berkomunikasi, mendengarkan secara aktif, bekerja dalam tim, serta bernegosiasi.
Conceptual skill (keterampilan konseptual) adalah kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan melihat hubungan antara berbagai masalah, sistem, serta tujuan organisasi secara menyeluruh. Keterampilan ini tercermin dalam kemampuan menganalisis masalah secara mendalam, mengembangkan ide, dan merumuskan strategi yang tepat.
-
a {
text-decoration: none;
color: #464feb;
}
tr th, tr td {
border: 1px solid #e6e6e6;
}
tr th {
background-color: #f5f5f5;
}
Dalam situasi tim yang mengalami konflik dan keterlambatan proyek, manajer perlu menggunakan human skill dan conceptual skill. Human skill digunakan untuk menyelesaikan konflik, membangun komunikasi yang baik, serta mengoordinasikan anggota tim agar dapat bekerja sama secara efektif. Sementara itu, conceptual skill diperlukan untuk menganalisis penyebab keterlambatan proyek, mencari solusi yang tepat, dan menyusun strategi agar target dapat tercapai sesuai jadwal. Dengan menggabungkan kedua keterampilan tersebut, manajer dapat mengatasi konflik sekaligus mencegah keterlambatan yang lebih besar. -
a {
text-decoration: none;
color: #464feb;
}
tr th, tr td {
border: 1px solid #e6e6e6;
}
tr th {
background-color: #f5f5f5;
}Keterampilan manajerial perlu berkembang seiring transformasi digital karena cara kerja organisasi saat ini semakin bergantung pada teknologi. Pada human skill, seorang manajer tidak hanya harus mampu berkomunikasi secara langsung, tetapi juga melalui media digital seperti email, chat, dan video conference dengan tetap memperhatikan etika, waktu yang tepat, dan efektivitas komunikasi. Pada technical skill, manajer perlu menguasai berbagai teknologi dan sistem digital yang terus berkembang untuk mendukung pekerjaannya. Sementara itu, pada conceptual skill, manajer harus mampu mempertimbangkan perkembangan teknologi, menganalisis peluang dan risiko yang muncul, serta menyusun strategi yang sesuai dengan perubahan lingkungan bisnis digital.
