BD308 – Cyber Security – Assignment 4 – Suci Yulia Ningsih – 2581488809

Explain the role of a firewall in protecting a business’s internal network.

Answer :

Peran Firewall dalam Jaringan Bisnis

​Firewall bertindak sebagai penjaga gerbang antara jaringan internal perusahaan yang terpercaya dan jaringan luar (internet) yang tidak terpercaya.

​Cara Kerja: Firewall memeriksa setiap paket data yang mencoba masuk atau keluar berdasarkan sekumpulan aturan keamanan yang telah ditentukan (Filtering).

​Fungsi Utama: * Memblokir lalu lintas berbahaya atau akses tidak sah dari peretas.

​Mencegah malware tertentu menyebar ke luar jaringan jika satu komputer sudah terinfeksi.

​Mengontrol aplikasi apa saja yang boleh mengakses internet dari dalam kantor.

 

Why is it critical for employees working remotely to use a VPN?

 

Answer :

Pentingnya VPN untuk Pekerja Jarak Jauh (Remote)

​VPN (Virtual Private Network) menciptakan terowongan terenkripsi (encrypted tunnel) yang aman bagi data karyawan saat menggunakan koneksi internet publik (seperti Wi-Fi rumah atau kafe).

​Alasan Kritis:

​Enkripsi: Tanpa VPN, data sensitif (seperti password atau dokumen rahasia) dapat disadap oleh pihak ketiga melalui serangan Man-in-the-Middle.

​Akses Aman: VPN memungkinkan karyawan mengakses server internal perusahaan seolah-olah mereka sedang duduk di kantor, namun dengan keamanan yang tetap terjaga.

​Menyembunyikan Alamat IP: Membantu melindungi identitas dan lokasi jaringan karyawan dari pelacakan pihak luar.

 

What is Wi-Fi encryption (like WPA2/WPA3), and why should a business never use an open, unsecured Wi-Fi network?

Answer :

Wi-Fi Encryption (WPA2/WPA3)

​Enkripsi Wi-Fi adalah teknologi yang mengacak data yang dikirim melalui gelombang radio sehingga hanya perangkat yang memiliki kunci (password) yang benar yang bisa membacanya.

​WPA2 vs WPA3: WPA3 adalah standar terbaru yang lebih kuat dan tahan terhadap serangan penebakan password (brute force) dibandingkan WPA2.

​Bahaya Wi-Fi Terbuka (Unsecured):

​Penyadapan Mudah: Siapa pun di jangkauan Wi-Fi tersebut dapat dengan mudah “mendengarkan” dan mencuri data yang sedang Anda kirim.

​Hotspot Palsu: Peretas bisa membuat Wi-Fi dengan nama serupa (misal: “Wi-Fi Kantor Gratis”) untuk menjebak karyawan agar terhubung ke jaringan mereka.

​Injeksi Malware: Peretas bisa menyisipkan kode berbahaya ke dalam sesi browsing Anda saat berada di jaringan yang tidak aman.

 

 

 

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment