Business Ethics – Tugas 5 – Khanza

Pertanyaan:

1.  Apa yang dimaksud dengan pelatihan dalam konteks bisnis?
2. Apa saja hasil kognitif yang diharapkan dari pelatihan?
3. Sebutkan tiga langkah dalam analisis kebutuhan pelatihan.
4. Mengapa motivasi pelatihan penting bagi peserta pelatihan?
5. Apa perbedaan antara latihan massal dan latihan terdistribusi?
6. Apa tujuan dari evaluasi pelatihan?
7. Apa yang dimaksud dengan kesiapan pelatihan?
8. Bagaimana cara menghindari klaim diskriminasi dalam pengelolaan pengembangan karyawan?
9. Apa saja kriteria yang digunakan dalam evaluasi pelatihan?
10. Apa peran otomatisasi dalam pembelajaran?

Status: 100%

Keterangan: Saya sudah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar

Bukti: 

1.  Apa yang dimaksud dengan pelatihan dalam konteks bisnis?

Jawaban: Akuisi keterampilan, konsep, atau sikap yang meningkat kan kenerja di lingkungan lain.

2. Apa saja hasil kognitif yang diharapkan dari pelatihan?

Jawaban: Jenis hasil belajar yang mencakup pengetahuan deklaratif, atau pengetahuan tentang aturan, fakta, dan prinsip.

3. Sebutkan tiga langkah dalam analisis kebutuhan pelatihan.

Jawaban: Analisis Organisasi, Analisis Tugas, Analisis Orang

4. Mengapa motivasi pelatihan penting bagi peserta pelatihan?

Jabawaban: Seiauh mana peserta pelatihan tertarik untuk menghadiri pelatihan. belajar dari pelatihan, dan mentransfer keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan ke pekerjaan.

5. Apa perbedaan antara latihan massal dan latihan terdistribusi?

Jawaban: Latihan massa adalah kondisi di mana individu mempraktikkan tugas secara terus menerus dan menghilangkan istirahat.
Latihan terdistribusi adalah kondisi yang memberi individu interval istirahat di antara sesi latihan, yang diberi jakar selama periode waktu yang lebih lama

6. Apa tujuan dari evaluasi pelatihan?

Jawaban: Evaluasi dapat menunjukkan nilai pelatihan kepada manajemen puncak dengan menunjukkan apakah pencapaian bisnis utama
meningkat setelah pelatihan.

7. Apa yang dimaksud dengan kesiapan pelatihan?

Jawaban: Mengacu pada apakah karyawan memiliki karakteristik pribadi yang diperlukan untuk memperoleh pengetahuan dari program pelatihan dan menerapkannya pada pekerjaan.

8. Bagaimana cara menghindari klaim diskriminasi dalam pengelolaan pengembangan karyawan?

Jawaban: 1. Peluang pengembangan seperti kelas pelatihan, penugasan kerja, rotasi kerja, dan bantuan biaya sekolah harus dialokasikan atas dasar usia netral. 2. Keputusan personel harus dipantau untuk memastikan bahwa karyawan yang lebih tua memiliki akses ke pelatihan. 3. Lokakarya atau intervensi pelatihan harus ditawarkan untuk mengajar paramanajer tentang stereotip terkait usia dan potensi efeknya terhadap keputusan dan perilaku. Manajer juga harus dilatih secara khusus tentang ADEA. 4. Semua karyawan, tapa memandang usia, harus didorong untuk berpartisipasi dalam pelatihan, pengembangan, dan kesempatan belajar.

9. Apa saja kriteria yang digunakan dalam evaluasi pelatihan?

Jawaban: 1. Desain Evaluasi Pelatihan
2. Masalah Kesempatan Kerja yang Setara dalam Pelatihan , 3. Evaluasi Pelatihan 4. Kriteria Pelatihan 5. Analisis Utilitas

10. Apa peran otomatisasi dalam pembelajaran?

Jawaban: Otomatisitas. Hasil yang terjadi ketika tugas dapat dilakukan dengan perhatian terbatas kemungkinan akan berkembang ketika peserta didik diberi kesempatan belajar ekstra setelah mereka menunjukkan penguasaan tugas

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment