CerMi – LF CASINDO – Sipah Audiah

✨Kegiatan LF Casindo-Kerupuk SM✨

Hallo guys, balik lagi di CerMi Audii ^^

Dan kali ini audi akan sedikit sharing tentang keseruan LF Casindo yaitu Kerupuk SM ^^

Sebelumnya audi mau jelasin dulu nih tentang LF . Jadi LF atau Learning Factory adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik langsung dalam suatu lingkungan yang mensimulasikan suasana industri. Disini audi akan sedikit menceritakan tentang LF yang audi ambil, yaitu kegiatan LF Casindo Kerupuk SM, oh iya kalian juga pasti ada yang belum tau kan apa itu Kerupuk SM?

Jadi Kerupuk SM yaitu olahan Telur Asin dengan Campuran tepung tapioka yang di giling sehingga jadi lah Kerupuk SM, Kerupuk Telur Asin SM yang dibuat oleh mahasiswa bisnis digital universitas raharja dengan sentuhan ciri khas rasa keluarga ketapang tangerang dan memiliki banyak manfaat dan menggunakan Telur Asin pilihan sebagai bahan Utama pembuatannya.

✨Pengenalan dan Pendahuluan✨

Siapa aja sih mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan Kerupuk SM, Disini ada

    1. Sofiyul Millah atau Milea (PIC)
    2. Sipah Audiah (Customer Service)
    3. Sheila Aulia Anjani (Digital Marketing)
    4. Lukita Pasha (Creative Design)

dan anggota LF Casindo yaitu:

  1. Milea
  2. Audi
  3. Sheila
  4. Lukita
  5. Revi

Bahan untuk membuat Kerupuk SM diantarnya yaitu: Tepung, Telur Asin, Garam, Air, Wadah, Blender, Plastik, Panci, Kompor, dan Pisau.

Di tengah kegiatan Learning Factory Kerupuk SM yang penuh keseruan, kami merasakan sensasi belajar yang berbeda, tidak hanya belajar teori tentang proses pembuatan kerupuk, tetapi juga langsung terlibat dalam praktiknya. Dari mencampurkan adonan hingga menggoreng kerupuk, setiap langkah diiringi dengan tawa dan semangat. Pada Hari Kamis 7 Maret 2024, Team Lf Casindo Mulai Praktik membuat kerupuk SM.

Pertama tama pisahkan telur asin yang putih dan kuning, lalu letakan ke dalam wadah yang berbeda. Putih Telur di  blender bersama dengan bahan lain seperti air dan penyedap rasa. Tidak ketinggalan, telur kuning juga mendapat perlakuan serupa, dengan hati-hati diolah menjadi adonan yang halus dan lembut.

Sementara itu, adonan putih dimasukan kedalam wadah besar, tepung terigu dan tapioka ditambahkan, kemudian diaduk hingga menjadi adonan yang halus dan kalis. Ulangi proses yang sama untuk adonan Kuning Telur, memastikan konsistensi yang sempurna. Setelah itu, bentuk adonan putih menjadi bulatan pipih, melapisi plastik, dan menempatkan adonan kuning di atasnya, membentuk gulungan yang rapi. Lalumikat ujung kanan dan kiri plastik, mempersiapkan adonan untuk proses dikukus.

Adonan kerupuk kemudian dikukus selama 30 menit, memastikan kematangan yang sempurna. Setelah itu, dimasukan ke dalam freezer untuk semalam, sampai adonan mengeras. Keesokan harinya, potongnya tipis-tipis. Lalu di jemur di bawah sinar matahari yang hangat, ia menjemur potongan-potongan adonan hingga kering. Jika adonan kerupuk sudah kering selanjutnya digoreng hingga kecokelatan dan renyah. Tidak lupa, menambahkan bubuk cabai pada sebagai variasi rasa yang menggoda. Setelah dingin, kerupuk-kupuk itu dikemas, dan siap dimpasarkan untuk kemudian di jual

Berikut beberapa momen pembuatan Kerupuk SM

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

1 Comment

Leave a comment