Dear
Pembimbing 1 : Tuti Nurhaeni, S.Kom., M.T.I
Pembimbing 2 : Nuke Puji Lestari Santoso, S.Kom., M.T.I
Saat ini saya sedang mengerjakan tugas akhir skripsi, sebelumnya saya sampaikan dulu background KKP yang saya lakukan adalah menjalani usaha umkm yang sekarang akan saya bawa untuk tugas akhir saya Kebetulan sebagai mahasiswa saya juga mencoba membuka usaha sendiri. Di KKP saya mengangkat penelitian tentang Analisis Big Data dan Strategi Promosi Online untuk MeningkatkanPenjualan Bisnis Digital
1.Optimalisasi Promosi Digital Berbasis Media Sosial instagram terhadap Peningkatan Penjualan food and bavarage (F&B)
a.Novelty (Kebaruan):
Mengukur efektivitas promosi digital dengan variabel spesifik seperti:
-
kualitas konten
-
intensitas posting
-
interaksi pelanggan (engagement)
yang dianalisis secara kuantitatif terhadap penjualan.
b.Urgensi:
UMKM sering aktif di media sosial tetapi tidak tahu strategi mana yang benar-benar berdampak pada penjualan.
c.Metode (jelas):
-
Teknik: Survei (kuesioner)
-
Sampel: Pelaku UMKM aktif di media sosial
2.strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Era Digital
a. Novelty (Kebaruan Penelitian)
Penelitian ini memiliki kebaruan pada pendekatan yang tidak hanya membahas pengembangan UMKM secara umum, tetapi lebih fokus pada integrasi strategi digital secara praktis dan terukur.
Adapun unsur kebaruannya:
-
Menggabungkan strategi digital marketing, penggunaan platform online, dan adaptasi teknologi dalam satu kerangka pengembangan UMKM.
-
Tidak hanya mendeskripsikan strategi, tetapi juga mengukur efektivitasnya terhadap kinerja usaha (penjualan, jangkauan pasar, dan loyalitas pelanggan).
-
Menyesuaikan strategi dengan kondisi riil pelaku UMKM lokal, sehingga hasilnya lebih aplikatif, bukan hanya teoritis.
-
Menghasilkan model strategi pengembangan UMKM berbasis digital yang bisa dijadikan panduan praktis.
b. Urgensi (Pentingnya Penelitian)
Penelitian ini penting dilakukan karena:
-
Perubahan perilaku konsumen:
Konsumen saat ini lebih banyak bertransaksi secara online, sehingga UMKM harus beradaptasi agar tidak tertinggal. -
Persaingan usaha semakin ketat:
UMKM tidak hanya bersaing secara lokal, tetapi juga dengan bisnis lain di platform digital. -
Rendahnya literasi digital pelaku UMKM:
Banyak pelaku usaha belum memahami cara memanfaatkan teknologi secara optimal. -
Ketidakefektifan strategi yang digunakan:
Banyak UMKM sudah menggunakan media digital, tetapi belum tahu strategi yang tepat untuk meningkatkan penjualan. -
Dampak ekonomi:
UMKM merupakan tulang punggung ekonomi, sehingga pengembangan berbasis digital sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
c. Metode Penelitian (Rinci dan Mudah Dipahami)
Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mixed Methods), yaitu gabungan antara kuantitatif dan kualitatif agar hasil lebih lengkap.
3.Strategi Branding Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui Platform Digital
a. Novelty (Kebaruan Penelitian)
Penelitian ini memiliki kebaruan karena tidak hanya membahas branding secara umum, tetapi fokus pada branding digital yang spesifik dan terukur pada UMKM.
Adapun unsur kebaruannya:
-
Mengintegrasikan elemen branding seperti visual identity (logo, warna, desain), storytelling produk, dan konsistensi konten digital dalam satu model strategi branding UMKM.
-
Mengukur pengaruh branding digital terhadap brand awareness, kepercayaan konsumen, dan keputusan pembelian, bukan hanya pada aspek promosi.
-
Mengkaji penggunaan platform digital (media sosial dan marketplace) sebagai sarana utama pembentukan brand UMKM.
-
Menghasilkan model strategi branding digital yang aplikatif bagi UMKM skala kecil yang memiliki keterbatasan sumber daya.
b. Urgensi (Pentingnya Penelitian)
Penelitian ini penting dilakukan karena:
-
Persaingan produk semakin tinggi
Banyak produk UMKM memiliki kualitas yang baik, tetapi kalah bersaing karena branding yang lemah. -
Perubahan perilaku konsumen ke arah digital
Konsumen cenderung menilai produk dari tampilan visual dan kehadiran digital sebelum membeli. -
Kurangnya pemahaman branding pada UMKM
Sebagian besar pelaku UMKM masih fokus pada produksi dan penjualan, belum memahami pentingnya membangun brand. -
Minimnya strategi branding yang terarah
UMKM sering melakukan promosi digital tanpa konsep branding yang konsisten. -
Peluang besar di platform digital
Platform seperti media sosial dan marketplace dapat menjadi alat efektif untuk membangun identitas brand jika digunakan dengan strategi yang tepat.

1 Comment
Nuke Puji Lestari Santoso
Maret 3, 2026 - 15:01Strategi Digital Content Experience pada Instagram terhadap Brand Attachment Konsumen Startupreneur F&B