Cermi Week 3– Cyber Security – Rufaidah Tiara Zahwa – 2481416814

  1. What is the difference between a virus, a worm, and ransomware?
  2. Describe the steps of a typical phishing attack. How can a business train its employees to spot one?
  3. Explain what a Distributed Denial-of-Service (DDoS) attack is and how it impacts business availability?
Status: 100% telah tercapai
keterangan : Saya telah mengerjakan tugas dengan baik dan benar
Bukti:
1.

Ketiganya termasuk kategori malware, namun cara kerjanya berbeda.

  • Ransomware adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk memblokir atau mengenkripsi data pada sistem komputer korban. Setelah itu, penyerang biasanya menuntut tebusan agar korban dapat mengakses kembali datanya.
  • Virus merupakan malware yang menempel pada suatu program atau file. Ketika file yang terinfeksi dijalankan, virus akan menyebar ke program atau file lain di perangkat tersebut.
  • Worm memiliki kemiripan dengan virus, tetapi berbeda karena tidak membutuhkan interaksi dengan program atau file lain untuk menyebar. Worm dapat menyebar secara otomatis ke perangkat lain melalui jaringan komputer.

 

2.

Answer : Dalam phishing email, biasanya serangan berawal dari penyerang yang mengirimkan tawaran hadiah atau imbalan tertentu. Korban kemudian diminta mengisi data diri melalui tautan phishing yang disertakan. Tautan tersebut biasanya mengarah ke website tiruan yang menyerupai situs resmi media sosial, misalnya Facebook atau Instagram. Karena tampilannya mirip dengan situs asli, korban yang tidak curiga akan memasukkan username dan password. Pada akhirnya, penyerang memanfaatkan data yang telah diisi oleh korban untuk mengambil alih akun tersebut.

Untuk membedakan link phising dan link asli diantaranya:

  1. Kalimat pada pesan ditulis dengan buruk
  2. URL atau alamat pengirim mencurigakan,misalnya microsoft.com menjadi rnicrosoft.com
  3. Meminta pengguna untuk memberi dan memasukkan data sensitif seperti kata sandi, PIN, atau OTP, nomor kartu kredit/debit,
  4. Menawarkan imbalan atau hadiah 

 

 

 

3.

Serangan DDoS merupakan jenis serangan dengan membanjiri target(seperti website, server, atau jaringan) dengan mengirimkan permintaan transaksi data secara terus-menerus ke server yang menjadi target dengan tujuan untuk membuat lalu lintas internet tidak dapat digunakan. Serangan ini memanfaatkan bot dikendalikan dari jarak jauh agar membuat perangkat-perangkat yang terinfeksi mengirimkan permintaan ke server target dalam waktu bersamaan.Akibatnya kapasitas server terlalu terbebani hingga akhirnya situs tersebut menjadi down dan tidak dapat diakses.ABahkan beberapa kasus serangan DDoS bisa menjadi pengalihan untuk serangan lain yang bertujuan mencuri data. Selain itu,kerugian finansial juga tidak dapat dihindari karena bisnis yang bergantung pada server online bisa kehilangan waktu produktivitasnya dan penjualannya selama serangan berlangsung yang pada akhirnya menurunkan  kepercayaan pelanggan serta rusaknya reputasi perusahaan. Hal ini bisa membuat bisnis kehilangan loyalitas konsumen dalam jangka panjang.

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment