cermi1-BD308-Sanda Ramadhaning Ratri-2481416805

  • Mengidentifikasi ancaman dan kerentanan siber umum yang dihadapi bsinis digital.
    • Bisnis digital menghadapi berbagai ancaman dan kerentanan siber seiring meningkatnya penggunaan teknologi dan sistem berbasis internet. Ancaman yang umum terjadi meliputi serangan malware dan ransomware yang dapat merusak atau mengunci data, serta phishing yang menipu pengguna untuk memperoleh informasi sensitif. Selain itu, celah keamanan pada aplikasi dan sistem, seperti akibat perangkat lunak yang tidak diperbarui dan pengelolaan kata sandi yang lemah, sering dimanfaatkan oleh peretas. Rendahnya kesadaran keamanan siber karyawan serta ketergantungan pada layanan cloud dan pihak ketiga juga meningkatkan risiko kebocoran data, sehingga perlindungan siber menjadi aspek penting dalam keberlangsungan bisnis digital.
  • Mengevaluasi dan menerapkan kontrol keamanan mendasar untuk jaringan, aplikasi, dan data.
    • Evaluasi dan penerapan kontrol keamanan mendasar pada jaringan, aplikasi, dan data bertujuan melindungi sistem bisnis digital dari ancaman siber. Hal ini dilakukan dengan membatasi akses tidak sah pada jaringan, memastikan aplikasi selalu diperbarui dan memiliki mekanisme autentikasi yang aman, serta melindungi data melalui pengaturan hak akses, enkripsi, dan pencadangan rutin. Dengan penerapan dan evaluasi berkala, keamanan sistem dan data dapat tetap terjaga.
  • Menganalisis implikasi keamanan dari teknologi yang muncul seperti komputasi awan dan IoT.
    • Teknologi yang muncul seperti komputasi awan dan Internet of Things (IoT) membawa implikasi keamanan yang signifikan bagi bisnis digital. Komputasi awan meningkatkan risiko kebocoran data dan akses tidak sah jika pengelolaan konfigurasi, identitas, dan hak akses tidak dilakukan dengan baik, sementara ketergantungan pada penyedia layanan pihak ketiga menambah kompleksitas pengendalian keamanan. Di sisi lain, IoT memperluas permukaan serangan karena banyaknya perangkat yang terhubung ke jaringan, sering kali dengan standar keamanan yang lemah, sehingga rentan terhadap peretasan dan penyalahgunaan data. Oleh karena itu, penerapan kontrol keamanan yang kuat dan pengelolaan risiko yang berkelanjutan menjadi sangat penting.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment