Essay Hash Amelia nurul mupty

1 Menggunakan hashing saja tidak cukup untuk benar-benar melindungi kerahasiaan data pasien, karena hasil hash masih bisa ditebak atau dicocokkan dengan data dari luar. Misalnya, jika ada orang yang memiliki akses ke sumber data publik seperti daftar nama, alamat email, atau nomor identitas, mereka bisa membuat hash dari data tersebut dan membandingkannya dengan hasil hash milik rumah sakit. Jika ada hash yang cocok, maka identitas pasien di balik data itu bisa terungkap. Artinya, meskipun hasil hash terlihat acak dan sulit dibaca, sebenarnya masih memungkinkan untuk menemukan data aslinya melalui pencocokan tidak langsung dengan informasi lain yang tersedia.

2 Contohnya saat menyimpan kata sandi staf rumah sakit. Sistem hanya perlu membandingkan hasil hash, bukan mengetahui kata sandi aslinya. Hash cocok karena bersifat satu arah, aman, dan efisien untuk verifikasi.
Misalnya untuk menyimpan rekam medis pasien yang harus bisa dibuka kembali oleh dokter. Enkripsi tepat karena data dapat dikunci dan dibuka dengan kunci khusus, menjaga kerahasiaan tapi tetap bisa diakses saat dibutuhkan.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment