ICRO 2026 – Syifa Muthiatunnisa

Halo, kali ini saya ingin membagikan sedikit pengalaman saya saat mengikuti International Interdisciplinary of Conferance of Research & Opportunities (IICRO) pada tanggal 25 September 2026. Tahun ini IICRO mengangkat tema “Advancing Artificial Informatics Through Engineering, Psychology, and Ethics for Human-Centered Well-Being”. Melalui wadah ini, para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara berkumpul untuk membedah bagaimana kecerdasan buatan dapat dikembangkan secara terintegrasi, tidak hanya fokus ke kecanggihan teknisnya aja, tapi juga menggabungkan pendekatan psikologi dan etika demi kesejahteraan manusia.

Seminar dibuka dengan opening speech dari Bapak Prof. Dr. Po Abas Sunarya, M.Si. Kemudian dilanjutkan dengan keynote speaker pertama yaitu Prof. Dr. Akram M Zeki dari International Islamic University Malaysia. Salah satu topik yang dibawakan adalah Opportunities of Inclusive AI, yang  membantu meratakan akses digital dan memastikan AI berkembang secara etis, jujur, serta dapat dipertanggungjawabkan agar manfaatnya dirasakan oleh semua orang.  Seminar dilanjutkan oleh keynote speaker kedua yaitu Prof. Dr. Abdul Wahab Abdul Rahman, MSEE. B.Sc. , yang membedah peran vital AI dalam domain psikologi dan kesehatan mental. Kemudian dilanjutkan dengan speaker ketiga yaitu Prof. Dr. Angkur Singh Bist, B.Tech., M.Tech., Ph.D., memaparkan integrasi AI dalam dunia medis. Beliau memperlihatkan bagaimana peran AI kini telah melampaui pemrosesan data sederhana hingga mampu memberikan asistensi diagnosis pada pasien secara akurat.

Mengikuti IICRO 2026 membuka sudut pandang baru bagi saya. Konferensi ini menegaskan bahwa masa depan kecerdasan buatan bukanlah tentang persaingan antara mesin dan manusia, melainkan tentang kolaborasi lintas bidang. Integrasi antara rekayasa teknologi, psikologi, dan etika adalah kunci agar pengembangan AI terus berorientasi pada kesejahteraan manusia (human-centered well-being).

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment