Inspirasi Keterlibatan Dosen BisDi UR dalam Organisasi Reputasi Global
Dr. Ir. Mochamad Heru Riza Chakim, M.M.
Salah satu dosen inspiratif yang telah mencatatkan banyak kontribusi luar biasa adalah Dr. Ir. Mochamad Heru Riza Chakin, M.M. Keterlibatan beliau tidak hanya menjadi bukti dedikasi terhadap pengembangan keilmuan, tetapi juga mempertegas posisi strategis BisDi di tengah ekosistem pendidikan digital global.
Dr. Heru terlibat dalam sejumlah organisasi lintas sektor, di antaranya:
-
Indonesia Pakistan Oil Palm Business Council
Berperan aktif dalam membangun kerja sama ekonomi antarnegara, mencerminkan diplomasi digital yang selaras dengan semangat keberlanjutan dan internasionalisasi.
-
Ketua Bidang III APJK3 RIKSA UJI INDONESIA
Kontribusi dalam penjaminan mutu keselamatan kerja di level nasional memperkuat praktik pengabdian masyarakat berbasis industri dan regulasi.
-
Ketua Bidang APEBTI
APEBTI, sebagai asosiasi pialang berjangka, adalah ruang strategis dalam merancang arah masa depan digital finance, dan posisi Ketua Bidang menunjukkan kapabilitas intelektual dosen dalam skala nasional. -
Anggota RSPO Malaysia
Terlibat dalam organisasi internasional yang menangani isu keberlanjutan, mencerminkan kontribusi BisDi dalam menjawab tantangan global dan sustainable development goals.
-
Pengurus Yayasan Masjid As Sajadah (Wakil Ketua) dan Ketua Yayasan Abdul Chakim
Peran sosial-keagamaan ini memperkuat pengabdian berbasis masyarakat, sejalan dengan pendekatan startupreneur yang beretika dan berakar pada nilai-nilai lokal.
-
Anggota IEEE
Keterlibatan dalam organisasi akademik internasional terkemuka seperti IEEE menjadi akses besar untuk riset dan jejaring internasional di bidang teknologi dan digitalisasi.
Keterlibatan dosen BisDi ini secara nyata melampaui ketentuan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). Pasal terkait SN Dikti menekankan pentingnya partisipasi dosen dalam kegiatan profesional dan pengabdian masyarakat yang berdampak. Dengan menjadi bagian aktif dari organisasi nasional dan internasional, dosen BisDi tidak hanya memenuhi kewajiban Tridharma, tetapi memperluas dampak pendidikan hingga ke level global.
Lebih dari itu, keterlibatan semacam ini membuka pintu kolaborasi lintas disiplin, memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, dan memperluas jangkauan institusi pendidikan dalam ranah inovasi dan kewirausahaan digital.
Semua kiprah ini secara utuh mendukung visi Program Studi Bisnis Digital Universitas Raharja, yakni “Pendidikan berkelanjutan yang menghasilkan startupreneur ahli di bidang bisnis digital.”
Kisah Dr. Heru bukan hanya tentang kiprah personal, melainkan gambaran dari kualitas dosen-dosen di lingkungan BisDi UR yang berdedikasi dan memiliki daya saing global. Hal ini menjadikan Universitas Raharja, khususnya Program Studi Bisnis Digital, sebagai institusi yang tidak hanya siap menyambut masa depan, tetapi juga turut membentuk masa depan tersebut.
