Universitas Raharja (UR) telah menjalin kerja sama strategis dengan Predictmedix perusahaan teknologi asal Kanada, untuk mengembangkan solusi kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI). Kolaborasi ini menghasilkan inovasi bernama Safe Entry Station (SES-UR), sebuah perangkat skrining kesehatan yang mampu mendeteksi berbagai indikator vital tubuh secara cepat dan efisien.

MoU Universitas Raharja dan Predictmedix. Disini
SES-UR merupakan alat kesehatan yang dapat mendeteksi seseorang dengan berdiri di depan unit selama 7–11 detik, sementara kamera multispektral mengumpulkan data fisiologis seperti suhu tubuh, detak jantung, laju pernapasan, tekanan darah, tingkat kelelahan, dan mata merah. Teknologi ini didukung oleh prodi Bisnis Digital Universitas Raharja, SES-UR muncul sebagai tonggak penting dalam upaya meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan dalam proses pemeriksaan kesehatan.
Penelitian SES-UR mendapatkan pendanaan hibah Tahun 2023 sebesar Rp 427.924.105 dari program Penelitian Dasar Terapan Jalur Hilirisasi (Hibah BIMA) dan Tahun 2024 sebesar 313,240,000 dari program Penelitian Terapan Tim peneliti dari UR yang terlibat dalam proyek ini terdiri dari Dosen Bisnis Digital yaitu Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, Qurotul Aini, Dr. Po. Abas Sunarya, dan beberapa anggota lainnya. Kolaborasi ini juga melibatkan mitra seperti Universitas Ichsan Satya dan PT. IAIC Bangun Bangsa.

Proyek SES-UR tidak hanya berhasil dalam aspek pengembangan teknologi dan kolaborasi lintas institusi, tetapi juga menunjukkan kontribusi signifikan dalam bidang akademik dan publikasi ilmiah. Hasil penelitian dari proyek ini telah dipublikasikan dalam jurnal-jurnal bereputasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Di tingkat nasional, salah satu artikel ilmiah dari tim peneliti telah diterbitkan di Jurnal Dinamika Manajemen (JDM), yang merupakan jurnal terakreditasi SINTA 2 dan dikenal memiliki standar penulisan ilmiah yang tinggi dalam bidang manajemen dan inovasi teknologi.
Sementara itu, di tingkat internasional, proyek SES-UR juga berhasil menembus jurnal bereputasi tinggi yaitu APTISI Transactions on Technopreneurship (ATT Journal) yang terindeks Scopus Q1. Pencapaian ini menunjukkan bahwa kualitas penelitian yang dihasilkan oleh tim Universitas Raharja sejajar dengan penelitian-penelitian kelas dunia, khususnya dalam bidang rekayasa termal, teknologi kesehatan berbasis AI, dan inovasi sistem skrining non-invasif. Penerbitan di jurnal bereputasi ini tidak hanya meningkatkan visibilitas dan kredibilitas penelitian SES-UR, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Universitas Raharja mampu bersaing secara global dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas, baik bagi dunia akademik maupun untuk pengembangan solusi nyata di masyarakat.
SES-UR juga telah memperoleh Paten, yang menjadi bukti pengakuan atas orisinalitas dan nilai kebaruan dari teknologi ini. Paten tersebut melindungi desain sistem, metode skrining non-invasif, serta pemanfaatan AI dalam mendeteksi gejala kesehatan secara cepat dan efisien, yang menjadi bagian dari kontribusi Universitas Raharja terhadap pengembangan teknologi kesehatan nasional.
Paten SES-UR. Disini
Kerja sama antara UR dan Predictmedix Inc. mencerminkan komitmen untuk mengintegrasikan teknologi AI dalam sistem kesehatan Indonesia. UR terus mendorong inovasi dan pengembangan riset yang berdampak positif bagi masyarakat. Langkah ini juga sejalan dengan upaya visi misi Bisnis Digital untuk meningkatkan mutu pendidikan dan riset yang berdaya saing global.
