
22 November 2022, Tangerang – Universitas Raharja telah kembali menggelar kegiatan donasi melalui program Bisnis Digital Universitas Raharja (BisDiUR) sebagai Tri Dharma Perguruan Tinggi, kali ini mengajak binaan Yayasan Disabilitas Sayap Ibu Bintaro untuk semangat dan berani bermimpi. Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya BisDiUR berkomitmen dalam mendukung Yayasan yang telah berdiri sejak 2005 di Bintaro, Tangerang Selatan. Jalinan kerjasama ini didukung dengan adanya Nota Kesepahamanantara Universitas Raharja (UR) dengan Yayasan Sayap Ibu Banten (YSI) pada MoU dan surat tugas.
Kegiatan ini juga mendukung visi, misi, tujuan, dan strategi bisnis digital Universitas Raharja, khususnya pada poin nomor 5 mengenai Startupreneur Community Service. Sejalan dengan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi yang melibatkan pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini diadakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 pasal 20. Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berupa pemberdayaan masyarakat, tetapi juga penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pelayanan kepada masyarakat.
Program yang dijalankan melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Raharja melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam praktik di bidang Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (EMBA) dalam bentuk Program Kemitraan Masyarakat, dengan fokus pada pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mahasiswa tidak hanya turut serta dalam proses pembuatan produk, namun juga aktif dalam kegiatan penjualan, terutama pada produk startupreneUR seperti Kopi CAI yang memberikan hasil penjualannya untuk didonasikan pada kegiatan ini. Langkah ini diambil untuk merangsang jiwa kewirausahaan mahasiswa, meningkatkan kreativitas, dan memberikan wadah bagi masyarakat yang ingin berkontribusi melalui donasi.
Hasil penjualan produk UMKM ini akan disalurkan langsung kepada Yayasan Disabilitas Sayap Ibu. Tujuannya adalah membantu memenuhi fasilitas pelayanan, meningkatkan ketentraman, dan memperbaiki kebutuhan yang dibutuhkan oleh yayasan tersebut agar dapat berjalan dengan lebih baik. Peran masyarakat sebagai donatur menjadi krusial dalam mendukung keberlangsungan Yayasan Disabilitas, karena mengelola yayasan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tak hanya itu, kegiatan penggalangan dana ini mengusung inovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Mahasiswa menciptakan terobosan dengan melakukan penggalangan dana melalui pembelian produk UMKM yang didirikan oleh masyarakat untuk masyarakat. Dengan demikian, konsumen tidak hanya berdonasi, tetapi juga ikut membantu mengembangkan produk tersebut.
Penggalangan dana juga dapat berupa sumbangan uang atau barang, baik secara langsung maupun melalui perantara. Digitalisasi memainkan peran penting dalam memudahkan kegiatan ini, dengan munculnya berbagai situs di dunia digital yang membantu menyalurkan donasi kepada yang membutuhkan. Namun, terobosan yang diusung oleh mahasiswa BisDiUR memberikan dimensi baru pada kegiatan penggalangan dana, di mana konsep membantu sesama dapat diwujudkan melalui pembelian produk UMKM lokal. Kegiatan ini disusun serta dipersiapkan dengan sangat baik, terlampir dengan adanya susunan acara berikut
Inisiatif yang diambil oleh Universitas Raharja melalui BisDiUR ini tidak hanya membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi pada masyarakat, tetapi juga memberikan inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk aktif terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan yang kreatif dan inovatif. Tak hanya itu Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I., MM., SMIEEE atau kerap disapa ProfUR yang merupakan Guru Besar Univeristas Raharja Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Raharja menghaturkan ucapan terimakasih dan syukurnya untuk kesempatan pengabdian Tri Dharma Pengabdian kepada masyarakat ini. “Alhamdulillah UR merasa bangga melihat semangat mahasiswa dalam kegiatan BisDiUR. Program Kemitraan Masyarakat tidak hanya mengasah keterampilan bisnis, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai tanggung jawab sosial dan kewirausahaan yang berdampak positif pada masyarakat.” Ujar ProfUR.
Tak hanya itu, Mahasiswa Universitas Raharja juga turut menyampaikan rasa bahagia dan sukurnya. “Pengalaman ini sungguh luar biasa. Terlibat dalam BisDiUR bukan hanya belajar bisnis digital, tapi juga memberi kontribusi nyata pada Yayasan Disabilitas. Melalui penggalangan dana kreatif, kami tidak hanya memberi, tapi juga memberdayakan StartupreneUR yang sedang dijalankan. Sheila berharap kegiatan ini terus berlanjut dan adik-adik YSI bisa terus semangat.” Ujar Sheila
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
||
Kegiatan ini merupakan bentuk diseminasi dan kontribusi dari hasil UMKM yang dijalankan oleh mahasiswa BisdiUR berupa startup, dengan pendapatannya yang didonasikan kepada Yayasan Sayap Ibu (YSI) sebesar Rp. 22.112.022,-🥰


Mahasiswa Berkarya tanpa henti,
UMKM tumbuh dengan cinta dan hati.
Yayasan Disabilitas berseri,
BisDiUR, ciptakan kisah berarti.







