Pabrik Beryl’s coklat terkenal di malaysia

8 Agustus 2025 jadi salah satu hari yang paling Prima tunggu-tunggu. Dari semalam, Prima udah nggak sabar ngebayangin serunya hari ini: sarapan bareng, belajar tentang cokelat, dan jalan-jalan di KLCC. Pokoknya harus seru dari pagi sampai malam!

Pagi-pagi, jam 8.30, kami kumpul di kantin Mahaallah Faruq. Sarapan rame-rame itu selalu jadi momen hangat. Menunya sih sederhana, tapi karena dinikmati bareng teman-teman, rasanya jadi spesial. Prima sempat mikir, “Ini nih energi buat jalan seharian!”

Jam 9.30, perjalanan dimulai. Dari Mahaallah Ali, kami naik mobil ke Stasiun LRT Gombak, lanjut LRT ke Ampang Park, lalu MRT ke Serdang Jaya. Asyik banget bisa coba transportasi umum di Malaysia—nyaman dan praktis. Dari stasiun, kami naik Grab ke tujuan pertama: Beryl’s Chocolate Shop & Museum.

Begitu sampai, aroma cokelat langsung bikin senyum mengembang. Di dalam, kami belajar sejarah cokelat, cara pembuatannya, dan serba-serbi unik lainnya. Setelah itu, waktunya belanja! Rak penuh cokelat bikin Prima bingung pilih. Akhirnya beli beberapa box, prima juga open jasa titip 😋

Selesai di Baryl’s, kami balik ke pusat kota menuju KLCC. Begitu keluar stasiun dan melihat Petronas Twin Towers, rasanya luar biasa. Prima langsung ngajak teman-teman foto bareng. Akhirnya bisa lihat langsung ikon Malaysia yang biasanya cuma ada di foto!

Kami makan siang di area KLCC, lalu jalan-jalan di mall. Kebetulan lagi ada KL Fashion Week! Orang-orang stylish, suasana glamor, dan model-model di runway bikin pengalaman ini makin seru.

Sore sampai malam, kami nikmatin taman sekitar KLCC. Saat lampu-lampu gedung mulai nyala, Twin Tower terlihat makin megah. Prima merasa bersyukur bisa merasakan semua ini bareng teman-teman.

Jam 8 malam, kami pulang ke Mahaallah Ali. Capek? Pasti. kami jalan sejauh 2 Km dari mahalah putri haha Tapi hati penuh bahagia. Hari ini bukan cuma soal tempat yang keren, tapi kebersamaan yang bikin semuanya berarti.

“Mungkin aku akan ke Malaysia lagi suatu hari nanti,” pikir Prima. “Tapi momen ini, bersama mereka, nggak akan pernah tergantikan.”

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment