Sebagai mahasiswa Bisnis Digital, aku selalu penasaran gimana rasanya mengelola sebuah sistem keuangan digital secara langsung. Rasa penasaran itu akhirnya terjawab saat aku ikut serta dalam Learning Factory BankUR. Awalnya aku kira bakal cuma bantu-bantu sedikit, tapi ternyata aku benar-benar terlibat aktif, mulai dari mencatat transaksi harian, mengelola sistem top-up, sampai melayani pertanyaan dan kebutuhan dari mahasiswa maupun dosen. Rasanya deg-degan di awal, tapi juga bikin semangat karena ini pengalaman yang nggak semua orang dapetin di bangku kuliah.

Yang paling aku suka dari program ini adalah semuanya nyata. Aku nggak cuma belajar teori dari modul, tapi langsung merasakan gimana rasanya menghadapi tantangan di dunia kerja, seperti menangani kesalahan transaksi atau memberikan pelayanan yang cepat dan ramah. Dari situ aku belajar pentingnya kerja tim, komunikasi, dan tanggung jawab. Aku juga jadi makin paham soal manajemen fintech dan bagaimana data digunakan untuk meningkatkan layanan.
Yang bikin pengalaman ini makin keren adalah kolaborasi dengan BNI. Aku ikut pelatihan digital banking, belajar soal QRIS, dan ngerti gimana sistem virtual account bisa bantu efisiensi transaksi. Menurutku, bankUR bukan sekadar proyek kampus biasa—ini Learning Factory yang benar-benar menyiapkan aku untuk dunia kerja digital. Setelah ikut program ini, aku merasa lebih siap, lebih percaya diri, dan punya bekal yang bener-bener berguna buat masa depan.
