Pengalaman Sidang Komprehensif – Tio Nurtino

👋Halo Sobat TimUR👋

Saya anak dari seorang ayah berasal dari Jawa ibu Sunda dan satu adik India Kidal🦗🦗…, OKe… Perkenalkan nama saya Tio Nurtino, biasa dipanggil Tio, Tino atau Nur juga boleh kalo malam haha, bercanda^^.

Berkat doa, dan dukungan dari orang orang terdekat Tino, Alhamdulillah, Tino telah  berhasil menyelesaikan perjalanan Skripsi Sidang Komprehensif Strata 1 (S1) yang diselenggarakan pada tanggal 27 Februari 2024, yang dilaksanakan pada ruangan M-306 pada pukul 09.00-10.00. Jadi pada kesempatan kali ini, Tino akan berbagi pengalaman selama sidang berlangsung mari kita simak bareng-bareng!

🤩3 Dewan Penguji Super Super Super Keren!🤩

🦸‍♂️ Pembimbing Pembimbing Super Super Sabar, Humble and Hebat! 🦸‍♀️

              

💻Sidang Komprehensif💻

Sesi 1 (Presentasi)

Saat Tino melalui Sidang Komprehensif, rasanya seperti berada di atas panggung sebuah pertunjukan yang luar biasa penting dan spesial. Setiap kata yang terucap dan detik yang berjalan itu sangatlah berharga. Akan tetapi, sayangnya persiapan untuk menghadapi momen tersebut sangatlah kurang dan cukup disesalkan. Hal yang sudah diduga dan diatkutkan pun tiba. Gugup, tegang, jantung berdetak lebih cepat dari biasanya adalah perasaan yang mendominasi dan sulit Tino kendalikan sepanjang sidang berlangsung.  Alhasil, baru beberapa kalimat terucap saat memulai presentasi, tiba tiba semua narasi yang sudah berusaha dihafal sebelumnya hilang entah kemana. Mungkin ingatan itu juga merasakan hal yang sama, sehingga bersembunyi disuatu tempat yang entah dimana. intinya tempat yang sulit ditemukan dan dijamah pleh seseorang pun, bahkan dengan bantuan tim SAR sekalipun saya rasa sulit untuk menemukannya saat itu.

3MT menjadi salah satu bagian yang paling sulit untuk diingat saat itu. Beberapa menit berlalu dalam diam, saya berusaha mengingat narasi 3MT yang telah hilang, hingga para dewan penguji mulai mempertanyakan apakah sesi presentasi ingin dilanjutkan atau tidak. Pada akhirnya, Tino memutuskan untuk melewati slide tersebut dan melanjutkan ke slide-slide berikutnya yang sudah lebih dihafal, namun masih belum maksimal, hingga presentasi selesai.

Sesi 2 (Tanya Jawab)

Setelah sesi presentasi yang penuh dengan perasaan sesal, Tino harus beranjak ke sesi tanya jawab. Di awal, Tino berupaya untuk tetap tenang, berusaha keras menghilangkan segala pikiran tentang penampilan selama presentasi. Tino fokus untuk mendengarkan dan mempersiapkan diri menjawab pertanyaan dari dewan juri. Memang, tidak mudah menghadapi sesi ini, terlebih karena Tino merasa kemampuan dan pengetahuannya masih belum cukup. Ditambah lagi, ketidakpastian tentang pertanyaan apa saja yang akan diajukan oleh dewan juri menambah beban pikiran. Namun, tiba-tiba Tino teringat nasihat seorang teman, “Jawab aja semampu lu, jawab aja sesuai pemahaman dan pengetahuan lu yang udah lu pelajarin, gak usah takut.” Berbekal nasihat tersebut, Tino merasa sedikit lebih percaya diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dewan juri, meskipun ia sadar bahwa jawabannya mungkin tidak sepenuhnya memuaskan mereka.

Final Phase!

Saat sidang berakhir, Tino merasa bingung tentang bagaimana seharusnya bersikap. Jujur, sidang komprehensif Tino mungkin merupakan yang paling kacau dibandingkan dengan sidang komprehensif teman-teman SAI lainnya sebelumnya. Namun, di satu sisi, Tino merasa lega karena sudah berhasil melewati proses sidang. Pelajaran yang didapat dari momen ini adalah bahwa Tino harus lebih mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih baik di masa depan dan harus lebih berkomitmen terhadap tanggung jawab yang diberikan. Tino berharap pengalaman ini akan menjadi lebih baik dalam menghadapi tantangan-tantangan yang akan datang.

📸Dokumentasi Sidang Komprehensif Tino📸

                     

🤖Terakhir ada tebak tebakan nih!🤖

Kota kota apa yang paling kocak?

 

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

36 Comments

Leave a comment